Cucu Mak Erot Ungkap Ramuan Ampuh Yang Masih Dilestarikan Hingga Kini

Sabtu, 30 Oktober 2021 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Mak Erot sang maestro yang terkenal keampuhan dalam mereparasi alat vital pria semasa hidup bisa menangani pasien hingga ratusan orang dalam sehari. Keampuhan itu terdengar tidak hanya dalam negeri bahkan hingga luar negeri.

Aa Akmal Cucu mak erot menceritakan keahlian itu sudah tidak diragukan lagi. Tidak terhitung berapa banyak pasien yang ditangani emak, dalam sehari emak bisa menangani ratusan pasien.

“Kalau bicara pasien semasa hidup dulu bisa ratusan, kediaman almarhum Emak di Cigadog sini sampai penuh sehari itu bisa 100 sampai 150 pasien. Itu juga alasan emak mewariskan ilmu ke anak-anaknya agar bisa membantu saking banyaknya pasien,” kata Akmal di Kampung Cigadog Tonggoh, Desa Caringin, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (30/10/2021).

Cucuk Mak Erot itu mengaku, biasanya pasien sengaja datang karena mendengar keampuhan pijat tradisional dan ramuan rahasianya. Hal itu yang kini menjadi warisan turun temurun yang tetap dilestarikan. Bagi keluarga penerus emak merupakan sebuah pantrangan ketika ramuan tersebut dirubah.

“Yang terlihat itu kan nasi lemang, ini juga bukan ketan yang bisa dibeli di pasar. Tapi berasnya berasal dari beras ketan yang tumbuh di tanah atau huma, kemudian terong pancasora yang tumbuh di sekitar Kampung Cigadog, terakhir ini tidak boleh dibocorkan berupa minyak urut yang dibuat asli oleh pewaris ilmu emak,” ujar Akmal.

Akmal memastikan seluruh bahan yang digunakan sama persis ketika dilakoni oleh Mak Erot selama menjalani paraktik reparasi alat vital. Akmal menegaskan ramuan itu bisa saja ditiru, namun yang membedakan adalah tirakat atau lelaku spiritual para terapis yang memang mewarisi ilmu Mak Erot.

“Jadi dibuatnya tidak sembarangan juga, ada lelaki khusus yang harus dijalani oleh si pemegang ilmu warisan itu. Emak saja dulu ketika mendapat kemampuan itu sampai sakit dulu selama beberapa lama sampai akhirnya bisa mempraktikan kemampuannya,” ungkap Akmal.

Terakhir yang tidak kalah penting adalah pemijatan, cara memijat hingga doa yang dibacakan oleh terapis asli juga sama persis dengan Mak Erot dulu.

“Ini yang terakhir, pasien dalam keadaan sadar bisa melihat dan merasakan langsung. Tanpa ada praktik kimia, tanpa ada suntikan apalagi vacum semuanya alami pijat tradisional dengan ada doa selama prosesi itu,” jelasnya.

Sebelumnya, Akmal bersama anak-anak Mak Erot H Tobi, Buyak dan Nahrudin ayahnya terpaksa turun gunung untuk menangkal terapis abal-abal yang menjual nama Mak Erot untuk terapi Mr P namun pada praktiknya mereka menggunakan bahan kimia.

Akmal menyarankan kepada mereka yang ingin terapi untuk mencari tahu lebih dulu sebelum memasrahkan prosesi perbaikan alat vital kepada terapis abal-abal yang menjual nama neneknya.

“Bisa menghubungi saya langsung di nomor 081248433395 atau 083874520005 nanti akan saya bantu untuk memastikan apakah terapis yang didatangi itu asli keturunan Mak Erot atau bukan, karena ketika salah masuk ke terapis sembarangan bisa fatal untuk kesehatan alat vital,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron
Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota
Momentum Persaja Kabupaten Sukabumi: Tegakkan Keadilan dan Perkuat Solidaritas Adhyaksa

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:49 WIB

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:38 WIB

Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi

Berita Terbaru

OPINI

Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:57 WIB