Heboh! ‘Kuntilanak’ Muncul di Warudoyong Sukabumi

Jumat, 29 Oktober 2021 - 13:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga Kampung Warudoyong RT. 03/02, Kelurahan/ Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, dihebohkan dengan adanya isu gangguan makhluk halus kuntilanak di sekitar pemukiman warga.

Ditambah dengan menyebarnya sebuah video berdurasi 6 detik memperlihatkan sesosok kuntilanak bermuka putih dengan rambut panjang sedang menangis di plataran gang milik warga sekitar. Video itu pun viral di kalangan masyarakat setempat.

Ketua RT. 03/02 Kampung Warudoyong, Hamzah Arfah (33) membantah kabar adanya video itu. “Di kampung kami tidak ada tempat atau lokasi yang sama dalam video yang beredar itu. Tapi yang menyebarkan memang warga kami, bahkan masih sodara. Tetapi pas saya tanya katanya bukan di kampung kami,” ujarnya Jumat (29/10/2021).

Namun lanjut dia, terkait adanya teror makhluk tak kasat mata itu memang benar adanya. Peristiwa itu terjadi usai salah satu warga yang meninggal dunia sejak 6 bulan yang lalu .

“Kalau teror hantu perempuan memang benar ada, jadi ada warga kami yang meninggal over dosis di Surabaya kemudian dikuburkan di sini. Semenjak dia meninggal banyak laporan warga adanya yang diganggu,” kata dia kepada wartawan.

Terkait peristiwa itu pun turut dibenarkan oleh Saefudin Selamet (34). Dia menyebut, beberapa warga pernah mengalami kejadian mistis. Warga sempat mengalami gangguan seperti dicolek dan mendengar tangisan.

“Bahkan rumah kakak saya yang warung suka diketuk-ketuk pintunya, karena semasa hidupnya suka beli rokok ke kakak saya,” kata dia.

Selain itu sambung dia, beberapa teman dekatnya pun sempat diganggu oleh makhluk halus itu, seperti mengalami kerakusan.

“Jadi teman-teman dekatnya suka kesurupan, hari kemarin juga ada yang kesurupan,” kata dia.

Akibat kejadian itu, sudah 3 hari kampung Warudoyong menjadi mencekam. Warga pun enggan keluar jika menjelang malam hari.

“Setelah peristiwa itu, warga menjadi ketakutan. Jika menjelang malam sudah tidak ada yang berani keluar karena takut,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan
Truk Box Bermuatan Pupuk Terguling di Palabuhanratu, Sopir Terjepit
Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi
Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030
Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:07 WIB

SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Truk Box Bermuatan Pupuk Terguling di Palabuhanratu, Sopir Terjepit

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala

Berita Terbaru