Tolak Aturan Dana BOS, Anggota DPRD Kota Sukabumi Tantang Mendikbud Ristek

Selasa, 7 September 2021 - 20:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Lukmansyah, menolak aturan baru terkait dengan Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Ia pun menantang Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim, datang daerah untuk melihat kondisi riil di lapangan.

Aturan yang ditolak oleh Lukmansyah adalah Permendikbudristek Nomor 6 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOs Reguler. Lukmansyah menilai ada poin-poin diskriminatif dalam aturan itu.

“Pemerintah jangan diskriminatif. Wajib memberikan fasilitas BOS kepada semua siswa yang berada di lembaga formal tanpa ada aturan main mesti minimal 60 siswa,” tutur Lukmansyah kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (7/9/2021).

Lukmansyah menilai aturan ini mempersulit sekolah-sekolah di daerah, termasuk di Sukabumi. Dampaknya, akan ada banyak siswa di sekolah-sekolah yang tidak memenuhi syarat, sehingga tidak mendapatkan bantuan.

“Saya tantang Pak Menteri buat datang ke daerah-daerah dan melihat kondisi sekolah. Jangan sampai Pak Mentri hanya melihat sekolah di Indonesia itu hanya Jakarta saja,” tegasnya.

“Sekolah-sekolah sangat membutuhkan banyak perhatian yang sangat dari pemerintah, ini malah dibuat semakin terpuruk. Akhirnya sekolah seperti hukum rimba, yang banyak siswa makin melimpah bantuan yang kecil malah makin terpuruk. Ini tidak boleh terjadi,” pungkas politisi dari Partai Keadilan Sejahtera itu.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak
Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:51 WIB

30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB