Bekal Iming-iming Cilok Rp. 1000, Ini Modus Pelaku Cabul di Parungkuda

Minggu, 5 Januari 2020 - 13:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Modus seorang pria berinisial H (45 tahun) yang dicurigai akan berbuat cabul terhadap anak usia 7 tahun di Kampung Babakan Peundeuy, RT.01/04, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, akhirnya terkuak.

Berbagai cara dilakukan pelaku yang merupakan seorang buruh asal Kampung Selaawi RT.02/0, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar itu untuk dapat melampiaskan nafsu bejadnya terhadap korban.

Kapolsek Parungkuda, Kompol Maryono Edi Suseno mengungkapkan, pelaku membujuk korban dengan mengiming-imingi jajanan cilok senilai Rp. 1000. Berawal, pelaku ini menyuruh korban untuk membeli rokok sebanyak dua batang dengan memberikan uang pecahan Rp. 5000, di salah satu warung yang tidak jauh dari rumah korban. Namun, saat itu korban masih target korban masih bersama temannya.

“Dari hasil pemeriksaan dan pengakuan tersangka. Sewaktu korban sedang berada di tempat penjualan cilok tersangka datang dan menyuruh teman korban untuk pulang terlebih dahulu,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Minggu (5/1/20).

Lanjut Maryono, setelah posisi korban sendiri, tersangka langsung mengajaknya dan berpura-pura bermain sambil memegang tangan korban. Sesampai di rumah kosong, tersangka langsung memanggu korban sambil meraba-raba kemaluan korban. Bahkan, menidurkan korban dilantai dengan posisi terlentang dengan kedua tangan dipegang tersangka.

“Tersangka ini sempat menggesek-gesekan alat kelaminya kebagian kemaluan korban sehingga pada waktu itu korban menagis dan minta untuk pulang,” bebernya.

Masih kata dia, namun dikarenakan korban tidak mau dibujuk oleh tersangka supaya tidak menangis, sehingga waktu itu tersangka merasa ketakutan ketahuan sama warga dikarenakan lokasi TKP tepatnya di areal pemukiman warga sehingga korban langsung di suruh pulang oleh tersangka.

“Nah, sesampai dirumah korban langsung menceritakan kejadian tersebut kepada ibunya, kemudian orang tua korban langsung memberitahukan kepada tetangga sampai tersangka diamankan oleh warga setempat,” imbuhnya.

Tidak lama dari kejadian tersebut, polisi langsung mengamankan tersangka dan menemui korban di rumah orang tuanya. “Kita sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan-keterangan saksi. sampai saat ini masih dilakukan penyidikan untuk mendalami kasus tersebut,” pungkasnya.

Reporter : Rawin Soedaryanto
Redaktur : Ujang Herlan

Berita Terkait

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Berita Terbaru