Tak Cuma BLT Dana Desa, Kades ABA di Cicurug Juga Tersandung Kasus Penipuan

Selasa, 15 Juni 2021 - 13:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Polsek Cicurug, Polres Sukabumi kembali melimpahkan berkas tindak pidana penipuan yang diduga dilakukan seorang kepala desa (kades) berinisial ABA di Kecamatan Cicurug. Berkas dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi.

Kapolsek Cicurug, Kompol Parlan melalui Kanit Reskrim Polsek Cicurug, Aipda Suhayandi mengatakan, penyidik Polsek Cicurug, pada bulan April 2020 menerima laporan perihal terjadinya dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang berikut surat tanah oleh ABA.

“Dari situ kita melakukan penyelidikan. Setelah ada alat bukti yang kita dapat dari penyelidikan itu. Kita terima laporan polisi pada 2 April 2021. Sehingga kita melakukan penyidikan dan pemeriksaan,” tuturnya kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (15/6/2021).

Ia menambahkan, petugas sudah memberitahu Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, juga Camat Cicurug. Pemberitahuan yang dimaksud adalah ihwal penyelidikan terhadap ABA yang saat itu masih aktif sebagai kades.

Ada pun modus yang diperankan oleh tersangka ini, ia menjanjikan kepada korban sanggup memecah sertifikat tanah dengan meminta uang operasional sebesar Rp 530 juta.

Namun setelah diberikan waktu selama satu tahun oleh korban, ABA tidak sanggup memperlihatkan hasilnya. ABA juga mengakui bahwa dua sertifikat tanah milik korbannya itu sudah digadaikan.

Kanit Reskrim Polsek Cicurug, Aipda Suhayandi
Kanit Reskrim Polsek Cicurug, Aipda Suhayandi

“Namun sekarang penyidik Polsek Cicurug sudah melakukan tahap 1 atas berkas perkara sudah dikirim ke Kejaksaan Negeri Cibadak untuk proses selanjutnya. Polsek Cicurug tinggal menunggu hasil penyidikan dari Kejaksaan. Sementara itu pasal yang menjerat tersangka adalah 378 KUHP ancamannya 7 tahun penjara,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya Kades ABA mengundurkan diri dari jabatannya karena diduga terlibat menggelapkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD). Saat ini kasus tersebut sedang ditangani Inspektorat Kabupaten Sukabumi.

Reporter: Syahrul | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!
Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?
Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar
Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah
Babak Baru SPPG Nagrak Utara III, Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Permintaan Rp1 Miliar dari YMQI
Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka
Tragis! Ayah dan Anak Terseret Ombak di Pantai Istiqomah Sukabumi Sang Ayah Tewas
Tantan Sulton Tekankan Profesionalisme Wartawan, PWI Sukabumi Diminta Perkuat Kompetensi!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Babak Baru SPPG Nagrak Utara III, Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Permintaan Rp1 Miliar dari YMQI

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka

Berita Terbaru