Perekonomian Warga Terdampak Penutupan Objek Wisata, Ini Kata Kadispar Kabupaten Sukabumi

Senin, 17 Mei 2021 - 15:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Usman Jaelani, mengakui adanya penyekatan wisatawan dan penutupan objek wisata sangat berdampak terhadap perekonomian warga. Namun penyekatan dan penutupan objek wisata tidak bisa dihindari sebagai langkah untuk memutus penyebaran covid-19.

“Memang banyak dampak perekonomian bagi masyarakat khususnya di pesisir pantai. Masyarakat sudah siap menunggu pengunjung yang malah diputarbalikan, tapi kita tak mau mengambil resiko penyebaran covid-19,” kata Usman Jaelani kepada jurnalsukabumi.com, Senin (17/5/2021).

Penyekatan yang terus digencarkan oleh tim gabungan beserta gugus tugas terhadap objek wisata di Kabupaten Sukabumi harus dilakukan agar tidak ada klaster baru covid-19.Satuan gugus tugas penanganan covid-19 bersama TNI-Polri dan Forkopimda mengeluarkan surat edaran penutupan objek wisata karena tidak mau ambil risiko. Langkah-langkah tersebut, sambung Usman, juga harus dilakukan karena masih banyak masyarakat yang abai dengan bahaya covid-19.

“Walaupun ditutup masih ada yang berenang, tapi tidak terlalu membludak. Tapi kondisi pemerintah menutup itu karena sayang terhadap masyarakat. Kita tidak tahu virus covid-19 karena tidak kelihatan, Berarti caranya kita harus menghindar,” terangnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak
Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar
Warga Nagrak Meregang Nyawa di Dalam Sumur
Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:51 WIB

30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi

Rabu, 30 September 2026 - 19:53 WIB

Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa

Rabu, 30 September 2026 - 17:38 WIB

Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak

Selasa, 29 September 2026 - 18:10 WIB

Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar

Berita Terbaru