Pasca Lebaran, Enam Orang Wisatawan Digulung Ombak Pelabuhan Ratu

Minggu, 16 Mei 2021 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dalam kurun waktu tiga hari, Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) mencatat sebanyak enam orang wisatawan mengalami kecelakaan laut akibat terseret derasnya arus ombak di sejumlah kawasan Pantai Selatan, tepatnya Pantai Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Minggu, (16/05/21).

Ke enam korban tersebut lima diantaranya bisa diselamatkan. Namun satu orang meninggal dunia setelah dilarikan ke Rumah Sakit Palabuhanratu. Kejadiannya pun bergiliran hari pertama setelah lebaran terjadi korban wisatawan asal Ciapus Bogor.

“Ada Enam kasus kecelakaan laut setelah lebaran yakni Ben Steven (11) wisatawan asal Ciapus Bogor terseret arus ombak di Sunset Pantai Karak Papak Cisolok sekitar pukul 16:30 WIB,” Kata Ketua Balawista Kabupaten Sukabumi, Yanyan Nuryanto kepada jurnalsukabumi.com.

Di hari kedua pasca lebaran, sambung dia, ada empat orang nyaris terseret arus ombak hingga ke tengah laut. Beruntung keempat orang tersebut diketahui petugas yang berjaga di tepi pantai dan bisa diselamatkan.

“Empat korban tersebut berhasil diselamatkan diantaranya warga Cikidang Rafdi 17 tahun, yang terbawa di seputaran pantai Citepus. Kemudian Arif 40 tahun warga Bogor terbawa di Pantai Karanghawu, Pancabela (15) warga asal Pamijahan Bogor, terbawa di Pantai Istiqomah Citepus dan Hadi (18) warga Lembur Situ Kota Sukabumi” jelasnya.

Kemudian H+3 satu orang bernama Yudika Aprindo meninggal dunia merupakan warga Jalan Gotongroyong III RT22/007 Kecamatan Koja, Jakarta.

“Kejadiannya tadi pagi, sekitar pukul 08.00 WIB. Pada saat korban tengah berenang di area Pantai Katapang Condong Desa Citepus Kecamatan Palabuhanratu, korban meninggal dunia di rumah sakit,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru