Warga Sukakarya Ini Tergolek Sakit Diindikasi Usai Divaksin, Berikut Kilasnya!

Kamis, 29 April 2021 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dede Eka Makmur (53), Ketua RT 01/01 Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, tergolek sakit kaku dan sulit digerakkan diindikasikan usai divaksin Covid-19.

Pengalaman tak biasa itu diungkapkan Lina (51), istri Dede Eka. Kepada jurnalsukabumi.com, dia menceritakan kondisi yang dialami suaminya saat ini.

Bahkan, vaksinasi tahap pertama pada suaminya ini pun sempat dirasakan namun tak seberapa. Kini, setelah disuntik tahap dua, badan suaminya menjadi drop, badan lemas, meriang panas dingin.

“Waktu itu, saya bergegas menghubungi layanan Sigap dari Puskesmas setempat dan diberikan obat. Lantaran tidak ada perkembangan sehingga dirujuk ke rumah sakit RSUD R Syamsudin SH,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (29/4/21).

Lina menjelaskan pada saat vaksinasi tahap pertama juga merasakan gejala serupa. Waktu itu suaminya sebelum disuntik bercerita kepada petugas kesehatan bahwa ada riwayat penyakit asam urat dan lambung, lalu petugas menyatakan tidak apa-apa.

“Selama lima hari mendapatkan rawat inap di RSUD R Syamsudin SH menggunakan BPJS yang ditanggung oleh pemerintah gratis. Nah, usai dirawat dan dipulangkan. Kini, kondisi suami saya sangat memprihatinkan terbujur kaku di ranjang tempat tidur,” ucapnya.

Ia berharap suami bisa lekas sembuh seperti sediakala dan bisa bekerja lagi. Kebetulan, suami selain tugas di RT juga sebagai security di SMK Padjadjaran.

“Ya, mungkin kalau suami saya tidak mempunyai penyakit penyerta tidak akan seperti ini. Intinya saya pun mendukung program pemerintah vaksinasi ini,” tandasnya.

Sementara itu Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, dr. Wahyu Handriana mengatakan, untuk menentukan ada dan tidaknya hal tersebut kewenangannya di ranah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

“Tapi, kalau menurut kacamata saya sebagai dokter, melihat kasus ini antara vaksinasi dengan penyakit asam urat dan asam lambung sepertinya kejauhan,” terangnya.

Karena, biasanya awal akan divaksin kemungkinan pasien tersebut mempunyai rasa ketakutan sehingga terjadi peningkatan asam lambung.

“Secara teoritis juga tidak akan ada peningkatan setelah dilakukan vaksinasi. Ya, yang jelas untuk memastikan akibat vaksin atau bukan itu ada di KIPI,” tandasnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki
Korban Jiwa Kembali Berjatuhan, Tambang Ilegal Masih Marak di Sukabumi
Lilin saat Listrik Padam Berujung Petaka, Tiga Bocah Meninggal dalam Kebakaran di Sukabumi
25 Juli Jadi Penentu, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua KNPI Palabuhanratu
KNPI Minta Perusahaan Bersinergi, Tekan Pengangguran dengan Mengutamakan Tenaga Kerja Lokal Sukabumi
Kejar Target Presiden, Sukabumi Ubah Cara Bertani: Dari Sawah Konvensional ke Pertanian Modern
Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar
PLARA FEST 2026 Siap Hidupkan Palabuhanratu, 20 Sanggar Seni hingga Remember of Today Tampil

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIB

Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:22 WIB

Korban Jiwa Kembali Berjatuhan, Tambang Ilegal Masih Marak di Sukabumi

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:18 WIB

Lilin saat Listrik Padam Berujung Petaka, Tiga Bocah Meninggal dalam Kebakaran di Sukabumi

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:38 WIB

25 Juli Jadi Penentu, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua KNPI Palabuhanratu

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:50 WIB

Kejar Target Presiden, Sukabumi Ubah Cara Bertani: Dari Sawah Konvensional ke Pertanian Modern

Berita Terbaru