Mutiara yang Terkemas & Rahasia yang Terpendam

Sabtu, 24 April 2021 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Oleh : Andi Supriadi)

Opini lepas dalam obrolan Warung Kopi tentang Menwa dan Alumninya

Sebagai insan yang diberi peluang pernah mengenyam bangku kuliah dan pendidikan militer, anggota Resimen Mahasiswa memiliki tangungjawab yang exotic dalam mendedikasikan dirinya kepada bangsa dan negara. Karena tak semua warga negara bisa berkesempatan masuk di pendidikan tinggi dan tak semua mahasiswa memilih wadah pencarian jati dirinya melalui Menwa.

Dilatari oleh pemahaman bahwa spektrum bela negara itu luas, (tidak terbatas pada panggul senjata atau mahir menembak), Menwa dan para alumni Menwa menempati kedudukan yang strategis di lini pertahanan dan keamanan negara. Betapa tidak, selain jumlahnya yang cukup banyak, juga latar belakang pendidikan dan keahlian yang dimiliki Menwa dan alumninya cukup lengkap dan beragam, seperti Ilmu Hukum, Sosial Politik, Ekonomi, Administrasi, Komunikasi, jurnalistik, kehutanan, pertanian, peternakan, IT, Science, Teknik, Psikologi, kedokteran, ilmu kesehatan, lingkungan, agama, budaya, bahasa dan lain-lain, yang kini alumninya terdistribusi di berbagai bidang dan profesi.

Dalam kedudukannya, baik mau dijadikan sebagai Komponen Pendukung (Komduk) ataupun Komponen Cadangan (Komcad), dengan latar belakang kelimuan dan keahlian yang beragam serta relatif lengkap, para Menwa dan alumni Menwa tentu adalah salah satu potensi Sumber Daya Hankam yang strategis dan vital sesungguhnya. Dimana negara dapat mendayagunakannya untuk menjadi pelengkap komponen utama alat hankam negara. Disini harus ditegaskan bahwa Menwa dan atau para alumninya bukanlah pesaing dari komponen utama alat Hankam negara namun justru sebagai unsur pelengkap.

Bagaimana Menwa dan atau alumninya menjadi pelengkap komponen utama hankam?

Dalam posisi negara aman, negara bisa mendayagunakan Menwa dan atau Alumni Menwa sebagai software-nya dalam sistem pertahanan negara, dan baru dalam situasi negara bahaya, darurat atau bencana (force majeure) dapat didayagunakan sebagai hardware-nya dalam sistem pertahanan & keamanan negara. Dalam berbagai situasi atau situasi tertentu, Menwa dan alumninya dapat menggarap berbagai space/ bidang yang belum dijadikan sebagai program yang kompetitif oleh Komponen utama Hankam.

Menwa yang sejak dibentuknya, diformulasikan kesetiannya tegak lurus kepada merah putih, idealnya memang dimanapun dan kapanpun hanya melekat pada kepentingan politik negara atau politik kebangsaan, dimana muatan dari politik negara itu sebagaimana kita ketahui meliputi Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945.

Kenapa Bela Negara harus dipahami dengan spektrum atau perspektif yang luas?

Seorang ahli masak mungkin memang tidak pernah memenangkan sebuah pertempuran secara langsung, tapi bagaimana tentara kita bisa bertempur dengan baik, bila tidak ada yang mensuply makanan dan minuman yang baik dan bergizi? Atau seorang perawat bayi / perawat kesehatan mungkin tidak ikut memenangkan sebuah peperangan secara langsung, tapi bagaimana tentara bisa tenang dan konsentrasi berperang bila pikirannya terpecah dan terganggu oleh masalah anak dan keluarganya yang tak terurus.

Demikian pula dengan ahli mekanik barangkali tidak ikut berperang langsung, tapi bagaimana pasukan bisa bergerak cepat dan taktis bila tak ada yang ahli merawat serta memperbaiki senjata dan kendaraan tempurnya .
Bagaimana peperangan bisa kita menangkan bila tak ada dokter dan perawat yang mengobati prajurit yang sakit atau terluka. Bagaimana peperangan bisa cepat kita menangkan bila tak ada ahli psikologi atau jurnalis yang bisa menjatuhkan mental musuh dengan berita atau provokasi yang bisa menciutkan mental lawan?
Bagaimana kita bisa bertahan perang, bila tak ada petani yang menjaga ketersediaan pangan?
Bagaimana bisa membaca gerakan dan rencana lawan bila tak ada ahli bahasa asing yang bisa menerjemahkan pesan komunikasi atau dokumen musuh? Demikian seterusnya.

Jadi jelaslah, semua disiplin ilmu dan keahlian dibutuhkan untuk bisa memenangkan sebuah pertempuran atau peperangan. Dari sinilah perlunya kesadaran bersama bahwa kita memang harus berbagi peran untuk bisa bertahan dan memenangkan segala bentuk peperangan.
Realitas ini harus kita sadari dengan membagi porsi tugas dan tanggungjawab antara komponen utama, komponen cadangan serta komponen pendukung agar satu sama lain saling menguatkan bukan saling melemahkan.

Di negeri luar sana, yang Komduk dan Komcadnya sudah tertata rapih, akan otomatis membawa stabilitas poliitik, ekonomi dan keamanan negaranya lebih terjamin. Para Komduk dan Komcadnya, begitu alarm dinyalakan, tanda negara dalam bahaya, mereka sudah tahu kemana mereka harus pergi, barak mana yang harus mereka tempati, senjata apa yang harus mereka pegang, peralatan apa yang harus mereka bawa dengan seragam dan tas punggung yang sudah tertata rapih.

Sepertinya sudah saatnya di negara kita pun demikian. Menata lebih rapih Komcad dan komduk untuk menguatkan postur pertahanan keamanan negara kita, kesampingkan ego kelompok dan sektoral, kedepankan kepentingan bangsa dan negara.

Mungkin dapat menjadi opsi pemikiran, bila para alumni Menwa mengikatkan dirinya dalam satu wadah yang sama, dan mendistribusikan dirinya kedalam korps atau bagian sesuai ilmu dan keahliannya. Misalkan saja dengan pembagian: Menwa Teknik, Menwa Kesehatan, Menwa Hukum, Menwa Sospol, Menwa Budaya, Menwa Iptek, Menwa Bahasa, Menwa Agama, Menwa Ekonomi, Menwa Lingkungan dan lain lain, agar dapat lebih mudah dimobilisasi ketika negara membutuhkannya. Dan agar dapat lebih leluasa bagi para alumni Menwa dalam mengaktualkan spirit bela negaranya sesuai ilmu dan keahliannya.

Untuk merawat kebugarannya, setiap -3/4 bulan sekali, bisa dilakukan latihan yang sifatnya review terhadap ilmu-ilmu lapangan yang pernah dipelajarinya. Misalkan, review pertama latihan Permildas, review kedua latihan bongkar pasang senjata, review ketiga latihan menembak, review keempat latihan halang rintang, demikian seterusnya diprogram sesuai kebutuhan.

Secara keseluruhan, bila terkait Komduk dan Komcad ini selesai ditata, mungkin salah satu masalah negara sudah terjawab. Kita bisa lebih fokus dalam membangun bidang yang lain.

Tak salah dan tak berlebihan sepertinya, bila ada pengamat atau pihak negara luar, yang menilai bahwa Resimen Mahasiswa Indonesia dan alumninya sebagai mutiara yang masih terkemas, dan rahasia kekuatan yang terpendam, tersimpan serta terjaga dalam sistem pertahanan rakyat semesta ala Indonesia. Keberadaannya patut diperhitungkan sebagai elemen penguat paling lengkap bagi komponen utama pertahanan Indonesia, yang sekalipun belum bisa tertata secara ideal, tapi spirit bela negaranya bisa melanjutkan estafet perjuangan pendiri bangsanya sampai hari ini. Dan bersama komponen bangsa lainnya, membuat tak mudah bagi musuh untuk mengalahkan dan menguasai ibu pertiwi.

Dalam pancaran warna ungu baretnya, terlepas dari apa bentuk logo emblem yang terpasang di baretnya, tersiar pesan moral bahwa “Dimana Anda Berada, Disitu Anda Bertugas”, merawat dan menjaga keutuhan serta kedaulatan NKRI.

Berita Terkait

Proklamasi 17 Agustus 1945 sebagai Sumber Legitimasi Hukum Nasional: Kajian Filsafat Hukum dan Teori Kedaulatan
Di Mata Akademisi, Sosok Yandra Utama Pemuda Berani
Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?
Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Penguatan Semangat Membangun, Ini Pesan Ketua PWI Sukabumi
Dari Game ke Empati: Pengaruh Pembatasan Bermain Game Online terhadap Kecerdasan Emosional Anak
Pesta Babi, Animal Farm, dan Cermin Masa Depan Bangsa
Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas
Kemudahan yang Menjerat: Krisis Pengelolaan Keuangan di Era Pinjaman Cepat
Tag :

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Proklamasi 17 Agustus 1945 sebagai Sumber Legitimasi Hukum Nasional: Kajian Filsafat Hukum dan Teori Kedaulatan

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:46 WIB

Di Mata Akademisi, Sosok Yandra Utama Pemuda Berani

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:29 WIB

Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?

Senin, 1 Juni 2026 - 11:52 WIB

Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Penguatan Semangat Membangun, Ini Pesan Ketua PWI Sukabumi

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:39 WIB

Dari Game ke Empati: Pengaruh Pembatasan Bermain Game Online terhadap Kecerdasan Emosional Anak

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam