JURNALSUKABUMI.COM – Warga Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan pelayanan kesehatan milik pemerintah di wilayahnya.
Pasalnya, ketika seorang pasien datang ke pelayanan kesehatan dengan menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) terkesan dipersulit.
Warga berinisial A mengatakan, ia rela berobat tidak menggunakan KIS karena birokrasi yang rumit ketika pendaftaran untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Ribet pake KIS mah banyak urus-urusnya. Jadi saya tidak pernah menggunakan KIS kalau cuman berobat mah,” ujarnya kepada Jurnalsukabumi.com, Rabu (7/4/2021).
Selain ribet, alasan A tidak menggunakan KIS itu karena lokasi rumahnya menuju tempat pelayanan kesehatan berplat merah itu perlu memakan jarak yang tak dekat.
“Menggunakan KIS harus di Puskesmas. Sedangkan lokasinya lumayan jauh, jadi saya memilih pelayanan bidan saja,” tuturnya.
A mengaku jika berobat ke bidan yang berada di desanya ia harus mengeluarkan uang. Lantaran, bidan tersebut tidak melayaninya di tempat pelayanan kesehatan.
“Di Puskesmas menggunakan KIS itu tidak bayar. Tapi kalau di prakteknya bidan itu tidak bisa menggunakan KIS, tapi yang jadi masalah saya jarak dari rumah saya ke Puskemas itu jauh. Jadi harus bayar,” ucapnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai keluhan tersebut kepada pihak Puskesmas Bojonggenteng, belum juga ada jawaban.
Reporter: Syahrul | Redaktur: Ujang Herlan











