JURNALSUKABUMI.COM – Oknum Kepala Desa (Kades) Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi terpaksa diamankan kepolisian. Upaya polisi itu merupakan aksi ‘penyelamatan’ lantaran khawatir oknum kades berinisial A diamuk massa, Rabu (10/03/2021).
Disinyalir, oknum kades A itu korupsi dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahun 2020 milik warga yang terdampak Covid-19. Informasinya, oknum kades itu menilap BLT DD selama tiga bulan.
Kapolsek Cicurug, Kompol Parlan mengatakan oknum tersebut saat ini sudah diamankan sampai menunggu unit khusus penanganan kasus korupsi yang bertugas melakukan penyidikan atas kasus korupsi yang terjadi.
“Sementara diamankan dulu sampai menunggu proses lebih lanjut. Audit dari Inspektorat akan penyalahgunaan dugaan wewenang tersebut. Karena, melakukan tindak korupsi dan lain lain, tidak seperti maling ayam,” kata Kompol Parlan Kapolsek Cicurug, kepada jurnalsukabumi.com.
Ia menjelaskan, kejadian bermula ketika penyelewengan BLT dana desa tahap 4,5,6 selama tiga bulan tidak dibayarkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) berjumlah 166 orang dengan total Rp. 149.400.000,- (Seratus Empat Puluh Sembilan Juta Empat Ratus Ribu Rupiah).
“Kita belum bisa menentukan Kades ini sebagai tersangkanya. Tetapi diduga mengarah ke sana sesuai pengakuan bersangkutan. Yang jelas akan masih menunggu dan terus koordinasi dengan kecamatan,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua RT 06/02 Pangkalan, Desa Tenjolaya, Pudin (48) mengatakan, awal mula persoalannya ketika dana BLT kepada warga tak kunjung cair selama tiga bulan ini.
“Sampai sekarang BLT tahap 4, 5 dan 6 belum cair sampai sekarang. Saat ditanyakan, desa menjawab akan membayar tanggal tanggal 28 February. Namun, setelah datang ke desa, Kades minta tanggal 10 Maret. Nah, sekarang tanggal 10 juga malah tidak dibayar,” tegasnya.
Ia berharap, kasus tersebut ditindaklanjuti. Bahkan, bukan soal BLT DD saja. “Saya minta usut tuntas termasuk persoalan lainnya. Karena, Kades sudah berani merugikan masyarakat begitu banyak hak warga Tenjolaya yang dirugikan,” harapnya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan upaya konfirmasi terhadap oknum Kades tersebut terus dilakukan. Hingga kini, oknum kades masih dalam tahap pemeriksaan di Mapolsek Cicurug.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












