PKS Berkomitmen Pastikan Kawal Visi Misi Marios 

Jumat, 5 Februari 2021 - 16:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sukses memenangkan pasangan Marwan Hamami-Iyos Somantri (Marios) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sukabumi 2020 lalu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai salah satu parpol pengusung berkomitmen siap mengawal roda kepemerintahan lima tahun ke depan.

“Sebagai partai pengusung, kami memiliki kewajiban banyak hal kepada Marios dalam menjalankan kepemimpinannya. Tentunya harus sesuai dengan visi misi dan berkomitmen, konsisten istiqomah dengan janji politiknya,” ujar Ketua DPD PKS Kabupaten Sukabumi Muhammad Sodikin, saat bertandang ke Kantor Redaksi Jurnalsukabumi.com di Jalan Raya Siliwangi Cibadak, tepatnya di Perum Bukti Randu Asri Blok K14, Jumat (5/2/2021).

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi ini secara lantang kembali menegaskan siap mengawal Marios untuk tetap melanjutkan kebaikan.

“Dengan pola-pola yang berbeda, koordinasi, kolaborasi dengan tim pemenangan yang lain tentu jadi modal pemenangan kemarin. Sehingga, mengerucutlah pilihan ini karena kebaikan itu memang harus dipertahankan,” jelasnya.

Ditegaskannya, demi melanjutkan kebaikan di Sukabumi, tentu tidak terlepas dari warna yang berubah-ubah dan perlu sekiranya tetap menjalin komunikasi yang baik.

“Jika ada yang menonjol di antara visi misi atau program-program prioritas, pasti kami terdepan mengawal dengan tetap mengkritisi, mengingatkan seandainya ada hal-hal yang harus diluruskan,” kata Sodikin.

Legislator Jajaway yang juga sebagai Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten Sukabumi ini juga mengatakan, adapun program unggulan atau prioritas yang didorong PKS yaitu, bagaimana pasangan ini bisa menyebarkan nilai-nilai atau semangat keislaman di dalam kalangan masyarakat, dilihat dari awal cara berbirokrat.

“Kami memimpikan masyarakat yang berakhlak baik. Terlepas, baik pemahaman tentang keislamannya itu juga harus berangkat diawali contoh-contoh yang ada dari birokrat. Hal lain yang menjadi PR tentang pemberdayaan yang menjadi prioritas,” imbuhnya.

Masih kata dia, perspektif tata aturan suatu pemerintah yang kaku harus mulai dibenahi dan dipertimbangkan hingga saat ini pelayanan publik masih memiliki berbagai kelemahan.

Karena posisi saat ini seperti melihat Pemerintah Daerah (Pemda), sambung Sodikin, masih terbilang biasa dan tidak ada sesuatu yang cukup membanggakan. Maka itu,  memang perlu periode yang akan datang dikelola secara propesionalisme dan menjadikan birokrasi yang membanggakan.

“Karena pelayanan pemerintah terhadap masyarakat hari ini belum sesuai dengan apa yang diharapkan. Pentingnya pemerintah harus memastikan betul bahwa para birokrat sehingga masyarakat merasa puas dengan pelayanannya apapun itu jenisnya,” tandasnya.

Reporter: Devi | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Usulan Revitalisasi PAUD Mandek, Asep Rizwan Siapkan Dorongan ke Dinas Pendidikan
Leni Liawati Ungkap Dampak BPJS Nonaktif, Warga Sakit Terbebani Tunggakan Rp875 Ribu
Hamzah Gurnita Bongkar Keluhan Warga soal BPJS, Sudah Bayar Denda Masih Terbebani
Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030
KDM Sebut Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS, DPRD Ungkap Juknis RS Belum Jelas
Dana Bagi Hasil Provinsi Turun Rp7,4 Miliar, DPRD Dorong Anggaran Fokus ke Kebutuhan Warga
HUT ke-18 PIRA, PC PIRA Kota Sukabumi Perkuat Solidaritas dan Aksi Kemanusiaan di RAI Hergun
Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Petunjuk Teknis Layanan RS Tanpa BPJS

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Usulan Revitalisasi PAUD Mandek, Asep Rizwan Siapkan Dorongan ke Dinas Pendidikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Leni Liawati Ungkap Dampak BPJS Nonaktif, Warga Sakit Terbebani Tunggakan Rp875 Ribu

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Hamzah Gurnita Bongkar Keluhan Warga soal BPJS, Sudah Bayar Denda Masih Terbebani

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:57 WIB

KDM Sebut Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS, DPRD Ungkap Juknis RS Belum Jelas

Berita Terbaru