JURNALSUKABUMI.COM – Sederet fakta soal penemuan amplop yang berisi kopian kertas uang dolar di baseman parkiran Hotel Capitol tepatnya di Jalan Ahmad Yani, Kota Sukabumi, akhirnya terungkap.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni, melalui Kasatreskrim Polres Sukabumi Kota AKP Cepi Hermawan mengungkapkan, amplop tersebut bukan berisi uang, melainkan hanya berbentuk kertas kosong yang dicopi uang 100 dollar.
“Ia betul, tapi bentuknya bukan uang hanya kertas kosong yang di copian uang 100 dolar,” jelasnya saat dihubungi jurnalsukabumi.com, Rabu (27/01/2021).
Ia menjelaskan, adapun kronologis awal penemuan amplop tersebut bermula ditemukan didekat tong sampah yang di simpan dekat pintu masuk menuju hotel, sekitar pukul 10.00 WIB oleh Ujang (49) salah satu satpam yang bertugas di hotel itu.
“Dari keterangan, amplop tersebut milik Warga Negara Asing (WNA) asal Nigeria. Dari pengembangan, ternyata uang tersebut diduga akan digunakan untuk menipu orang lain,” jelas Cepi.
Sementara, sebelumnya ada pelaporan warga yang berinisial L mengenai oknum warga Nigeria yang diduga akan melakukan penipuan menggunakan uang kertas dolar tersebut. Sehingga polisi pun melakukan pengintayan dan menggerbeknya di hotel Capitol nomor 49.
“Dari laporan calon korban tersebut kita melakukan penggerebegan WNA. Namun, bukti copian uang kertas tidak ditemukan lantaran diduga sengaja dibuang ke parkiran sehingga ditemukan satpam,” paparnya.
Dikarenakan, satu sisi orang Negeria itu belum ada perbuatan melawan hukum. Sehingga, polisi pun langsung berkoordinasi dengan pihak Imigrasi Kelas II Not TPI Sukabumi.
“Hasil pemeriksaan dengan pihak imigrasi orang ini tidak memiliki dokumen tinggal di Indonesia selanjutnya kita serahkan orang tersebut ke pihak imigrasi,” tandasnya.
Sementara itu, Ujang (49) salah satu satpam yang bertugas di hotel Capitol menuturkan, awal mula penemuan amplop berisi kopian uang kertas itu saat ia keliling di area parkiran.
“Saya kira uang beneran karena dibungkus amplop hitam. Pas saya cek ternyata puluhan lembar. Sepertinya pemilik mau mencetak uang palsu soalnya sudah ada gambar tinta bergambar uang dolar tapi baru tipis,” singkatnya.
Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Ujang Herlan












