Vaksin Sinovac Tiba di Sukabumi, Heri Gunawan: Percepat Herd Immunity!

Selasa, 26 Januari 2021 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan mengimbau masyarakat Sukabumi sudah seyogyanya mendukung dan menyukseskan program vaksinasi. Sebab, kesuksesan vaksinasi akan mempercepat herd immunity atau kekebalan kelompok dan akan bisa kembali melakukan aktivitas normal.

Dan kabar baiknya, hari ini Selasa (26/01/2021), pendistribusian 11.000 vial vaksin Sinovac dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat (Jabar) sudah tiba di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Gudang Farmasi, Jalan Raya Karang Tengah, Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi.

“Vaksinasi adalah harapan menggeliatnya pertumbuhan ekonomi. Jika Sukabumi sukses menggelar vaksinasi maka Sukabumi sudah berpartisipasi menggerakkan perekonomian nasional,” ujar Heri Gunawan saat dihubungi jurnalsukabumi.com.

Ketua Kelompok Fraksi Partai Gerindra Komisi XI DPR RI itu juga menjelaskan, kehadiran vaksinasi diharapkan dapat mempercepat herd immunity atau kekebalan kelompok. Bila masyarakat memiliki imunitas maka akan lebih leluasa melakukan mobilitas yang pada akhirnya akan mampu mengerek tingkat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi.

“Namun, setelah vaksinasi hendaknya masyarakat tetap mentaati protokol kesehatan, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” pesannya.

Lanjut Heri Gunawan, saat ini negara-negara di dunia sudah memulai vaksinasi untuk melawan Covid-19. Indonesia pun juga sudah memulainya pada 13 Januari 2021. Pemerintah menargetkan proses vaksinasi pada 181,5 juta rakyat bisa diselesaikan pada Maret 2022.

“Pemerintah telah mengamankan stok vaksin Covid-19 hingga 426 juta dosis. Vaksin tersebut berasal dari 4 perusahaan dari negara berbeda,” sambungnya.

Bahkan, vaksinasi ditargetkan pada Januari ini dapat dilakukan terhadap 3 juta rakyat. Kemudian, pada Febuari rencananya penyuntikan dilakukan kepada 4,7 juta masyarakat. Vaksinasi pada bulan Maret ditargetkan menyasar 8,5 juta warga, bulan April 16,6 juta warga, Mei 24, 9 juta warga, dan Juni 34,9 juta warga.

“Anggaran untuk vaksinasi gratis telah dialokasikan sebesar Rp54,44 triliun, yang berasal dari cadangan Rp18 triliun dan anggaran kesehatan dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2020 yang tidak dieksekusi Rp36,44 triliun,” paparnya.

Seperti yang sudah diketahui bersama lanjut Hergun sapaan karib Heri Gunawan itu, dampak pandemi terlihat dari perlambatan pertumbuhan ekonomi yang terjadi sejak kuartal I-2020 dengan pertumbuhan yang turun menjadi 2,97 persen. Perlambatan ini terus berlanjut. Pertama, turun ke kontraksi terdalam pada triwulan II-2020 sebesar 5,32 persen. Setelah itu, terjadi perbaikan ke minus 3,49 persen pada triwulan III-2020.

“Intinya, perbaikan perekonomian bergantung pada kecepatan pemerintah dalam melakukan program vaksinasi nasional. Vaksin menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk bisa kembali bergerak normal. Bila masyarakat sudah bisa kembali bergerak normal maka hal tersebut akan mendorong pertumbuhan konsumsi rumah tangga,” imbuhnya.

“Konsumsi rumah tangga memiliki porsi 57 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Melemahnya konsumsi rumah tangga berakibat terkontraksinya PDB.
Pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah membatasi gerak masyarakat sehingga menurunkan tingkat konsumsinya. PSBB diberlakukan dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19,” tandasnya.

Reporter: CR1 | Redaktur: Ujang Herlan

 

 

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan
Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali
Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab
Dorong Generasi Muda Indonesia-Jepang Peduli Lingkungan, Ini Langkah PT Amerta Indah Otsuka!
US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu
Krisdayanti Hebohkan Cibadak, Ribuan Warga Antusias hingga Berebut Foto Bersama
Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:20 WIB

Dorong Generasi Muda Indonesia-Jepang Peduli Lingkungan, Ini Langkah PT Amerta Indah Otsuka!

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:09 WIB

US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB