Sarang Tawon Resahkan Warga Cicurug, Damkar Lakukan Pemusnahan

Rabu, 4 Desember 2019 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Meresahkan dan pernah melukai Warga, Petugas Pemadam kebakaran wilayah Utara Sukabumi beserta warga dan anggota Polisi TNI Kecamatan Cicurug melakukan evakuasi serang tawon berbahaya pada Senin (02/12/2019) malam. Di kampung Lembur Kolot RT 02/05, Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Melalui pantauan dilokasi, Evakuasi berlangsung dramatis karena minimnya penerangan dan ribuan tawon tengah berada di dalam sarang. Dengan diameter kurang lebih 50 centimeter ini berlokasi di atas genting milik Ida Farida dan terpaksa harus di evakuasi. Karena berdasarkan laporan warga sangat meresahkan dan pernah melukai warga.

Aca Cahyadi saat di temui awak media dilokasi membenarkan keberadaan binatang tawon Jenis ganas tersebut warga sangat resah dan sering melukai warga melalui sengatannya.

“Iya betul diatas genting sarang tawonnya lumayan besar, kemarin saya lapor ke pihak Damkar. Alhamdulillah ada tanggapannya, mengingat tawon tersebut sering membuat resah warga serta sering melukai warga yang berada di sekitar, ” Kata Aca Cahyadi.

Sambung Aca, Saya ucapkan terimakasih untuk kedatangannya tim pemadam kebakaran wilayah cibadak Sukabumi beserta anggota Babinsa dan Babinkamtibmas wilayah kecamatan Cicurug untuk bisa mengevakuasi sarang tawon tersebut.

Sementara itu, Ketua Tim Rescue Damkar Wilayah Sukabumi Utara Acep Patah saat di konfirmasi awak media mengatakan, Evakuasi dilakukan yakni untuk mengatasi agar tidak ada korban, serta sesuai laporan masyarakat saat lima hari kebelakang untuk segera di evakuasi.

“Iya evakuasi memakan waktu kurang lebih satu jam mengingat sarang tersebut sangat besar dan menempel di genting dengan kuat. Tawon tersebut jenis Vespa dan sangat berbahaya apabila kena sengatan kuat, besar harapan saya kepada warga sukabumi apabila menemukan sarang serangga tawon tersebut agar segera melaporkan kepada kita,” ungkap Acep.

Reporter : Ifan
Redaktur : Jon Digos

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru