Dugaan Pelecehan Siswi PKL, Bupati Sukabumi Siapkan Langkah Disiplin Sesuai Hasil Hukum

Rabu, 16 September 2026 - 13:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bupati Sukabumi Asep Japar (Asjap) menegaskan tidak akan main-main dalam menyikapi kasus dugaan pelecehan yang dilaporkan melibatkan seorang siswi SMK saat menjalani PKL di Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi.

Asjap mengatakan, Pemkab Sukabumi menghormati proses hukum yang saat ini berjalan dan menyerahkan penanganan dugaan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum.

“Kita ini menghormati kepada hukum, ya. Bahwa itu sebenarnya di serahkan kepada aparat penegak hukum,” ungkap Asjap, Rabu (16/9/2026).

Meski demikian, Asjap memastikan Pemkab Sukabumi tetap akan mengambil langkah apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan disiplin pegawai.

“Kalau misalkan itu ada pelanggaran sesuai dengan disiplin pegawai, kita tegas aja. Kita enggak bisa main-main,” tegas Asjap.

Menurutnya, perhatian utama Pemkab saat ini adalah memastikan keamanan dan kenyamanan para pelajar yang sedang menjalani PKL di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD).

“Apalagi ini kan anak-anak PKL yang perlu kita selamatkan. Dan untuk ke depan pun, kita bahwa anak-anak PKL yang ada, kayak di masing-masing dinas, diberikan kenyamanan. Dan ini tidak terulang kembali masalah ini ya,” tuturnya.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan sanksi pemberhentian terhadap pegawai yang dilaporkan, Asjap tidak ingin mendahului proses hukum. Ia menegaskan keputusan mengenai sanksi akan disesuaikan dengan hasil penanganan aparat penegak hukum.

“Sesuai nanti hasil hasil dari penegak hukum seperti apa,” tuturnya.

Di sisi lain, Pemkab Sukabumi telah menurunkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) untuk memberikan pendampingan kepada siswi yang bersangkutan. Asjap kembali memastikan pendampingan tersebut telah berjalan.

“Kita sudah menugaskan DP3A sudah turun. Dari kemarin juga, ya,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk
Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas
Ditutup Gabah Kering, Truk KDMP Diduga Selundupan 100 Jerigen Pertalite 
Pengukuran Lahan Eks HGU PT AJA Difasilitasi Polisi, Tokoh Palabuhanratu Lengkapi Bukti Siapkan Gugatan PTUN
Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi
Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas
Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Petunjuk Teknis Layanan RS Tanpa BPJS

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Ditutup Gabah Kering, Truk KDMP Diduga Selundupan 100 Jerigen Pertalite 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Pengukuran Lahan Eks HGU PT AJA Difasilitasi Polisi, Tokoh Palabuhanratu Lengkapi Bukti Siapkan Gugatan PTUN

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Berita Terbaru

Religi

BAZNAS Kabupaten Sukabumi Bawa Pulang Penghargaan Nasional

Jumat, 16 Okt 2026 - 12:22 WIB