Video Viral! Apdesi Kabupaten Sukabumi: Oknum LSM Berlaga Penyidik Panggil Kades

Selasa, 24 November 2020 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSULABUMI.COM – Video berdurasi 26 detik mengenai pernyataan sikap sejumlah Kepala Desa (Kades) yang tergabung dalam Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Sukabumi, mendadak viral.

Pasalnya, isi pesan yang disampaikan dalam video tersebut malah mengundang reaksi kecaman di berbagai organisasi wartawan serta LSM.

Ketua Umum DPC Apdesi Kabuapten Sukabumi, Deden Deni Wahyudin menjelaskan, video tersebut dibuat secara spontan. Berawal, dari kabar bahwa ada salah satu oknum LSM yang memanggil Kades yang terkesan penyidik.

“Itu secara spontan yang dibuat teman-teman Kades. Hanya saja, kita pun mengakui ada kehilafan tidak menyebutkan nama LSM atau sebutan Oknum, meskipun dalam video itu ada bahasa melawan media dan LSM yang selalu mengobok-obok desa,” jelasnya.

Deden mengaku, akibat kejadian tersebut akan segera melakukan klarifikasi kembali untuk meluruskan tujuan isi pesan dalam video yang kadung menyebar luas ini.

“Intinya, kita tidak sedikit pun mengarah atau memojokkan ke media atau LSM lainnya. Mohon maaf baik secara pribadi dan organisasi atas video tersebut. Dan besok kita akan berkumpul kembali di sekretariat bersama kawan-kawan Kades untuk kembali membuat video klarifikasi,” tegas Deden.

Di tempat terpisah, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukanumi, Hanif Nasution menyayangkan akan kejadian tersebut. Ia menilai, seharusnya para Kades ini lebih jelas, kalau memang ada wartawan atau media seperti itu disebut saja.

“Kalau memang ada oknum wartawan atau media sebut saja. Intinya kita minta diklarifikasi, jangan disamakan semua media atau wartawan melakukan seperti yang disebutkan,” jelasnya.

Hal senada diungkapkan Ketua Umum LSM Gapura RI, Hakim Adonara. Ia mengaku, sebagai lembaga sipil anti korupsi merasa sangat tersinggung atas pernyataan sikap tersebut.

“Saya menegaskan agar segera klarifikasi media dan LSM yang dimaksud, sebelum kami menuntut tindakkan tidak menyenangkan atas sodara yang lakukan itu,” tegas Hakim.

Ia pun berpesan seharusnya para Kades ini bisa bermitra baik dengan media atau LSM untuk tata kelola pembangunanan yang lebih baik di desanya masing-masing.

“Pesan saya, jangan merasa Paing Aingna bersih. Dan saya ingatkan agar segera membuat kembali video klarifikasi secara visual sebelum kami menghimpun LSM dan media untuk menuntut,” tutupnya.

Reporter: Ilham II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Cibadak, BPBD Sukabumi Salurkan 10 Ribu Liter untuk 315 KK
Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik
Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi
Beasiswa Gubernur Jawa Barat 2026 di Nusa Putra University, Berikut Syaratnya!
Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam
Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:43 WIB

Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Cibadak, BPBD Sukabumi Salurkan 10 Ribu Liter untuk 315 KK

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Senin, 29 Juni 2026 - 13:56 WIB

Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi

Senin, 29 Juni 2026 - 12:45 WIB

Beasiswa Gubernur Jawa Barat 2026 di Nusa Putra University, Berikut Syaratnya!

Berita Terbaru