JURNALSUKABUMI.COM – Dampak covid-19 sangat berpengaruh terhadap objek wisata hampir seluruh Indonesia, seperti halnya tempat wisata perbatasan Pantai Cisolok Palabuhanratu hingga Pantai Sawarna di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.
Semenjak wabah covid masuk ke Indonesia objek wisata diperketat dengan cara perbatasan sosial bersekala besar (PSBB), dengan adanya seperti itu masyarakat di luar daerah tidak bisa berkunjung ataupun menikmati suasana pantai dikala libur panjang.
“Sekarang pengunjung sepi semenjak adanya wabah covid-19,” Kata Yendris kustianti (43) Warga sekitar Pantai Cisolok, kepada jurnalsukabumi.com, Senin (23/11/2020).
Menurutnya lanjut ia, pengunjung yang biasa ramai dikala hari kerja ataupun hari libur, sekarang menurun hampir 70%. Hal itu berdampak pada perputaran ekonomi warga yang membuka usahanya di sekitar pantai tersebut.
“Warung pada tutup dari mulai pintu masuk sampai ke pinggir pantai, paling kalo buka juga pendapatan gak seberapa,” ucapnya.
Sementara Silvia Damayanti (23) owner salah satu penginapan di wilayah Sawarna menuturkan, dari mulai pantai Tanjung layar, karang bokor, pasir putih, Legon pari, dan karang Taraje, pengunjung nya paling warga lokal saja, kadang ada dari luar daerah tetapi hanya beberapa orang gak seperti tahun tahun kemarin sebelum adanya pandemi ini.
“Penginapan banyak yang kosong, malah bisa berminggu-minggu tak ada yang sewa sebab klo warga lokal jarang ada yang menginap,” pungkasnya.
Reporter: Ilham Nugraha II Redaktur: Ujang Herlan












