JURNALSUKABUMI.COM – Badan Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, langsung melakukan pendataan dan evakuasi peristiwa ambruknya atap bangunan sekolah dasar di wilayah Kecamatan Lengkong, Jumat (20/11/2020).
Kendati tidak ada korban jiwa dalam robohnya dua atap bangunan SDN Neglasari di Kampung Tegalbuleud RT. 26/04, Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi itu, akan tetapi kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
“Dari hasil pendataan kami di lokasi, dua atap bangunan sekolah tersebut roboh dipicu akibat kontruksi bangunan yang sudah lapuk,” ujar Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi Eka Widiaman.
Setelah mendapatkan informasi akan peristiwa tersebut BPBD langsung berkoordinasi dan turun mengevakuasi puing-puing reruntuhan serta melakukan pendataan akan kerugian dalam bencana ini.
“Di lokasi sudah kami evakuasi dibantu berbagai elemen di pemerintah setempat. Tercatat, kerugian mencapai Rp150 juta,” kata Eka.
Masih kata dia, secara spesifikasi dua ruangan ambruk tersebut yaitu ruangan perpustakaan dan satu ruang kelas. Akibatnya, kedua ruangan tersebut mengalami rusak berat bagian atap dan dindingnya.
“Memang sebelum ambruk pun sudah nampak keretakan pada bangunan tersebut. Dan diperparah dengan hujan intensitas tinggi selama sepekan ini yang akhirnya mengakibatkan atap bangunan ambruk,” tutupnya.
Reporter: Ilham Nugraha II Redaktur: Ujang Herlan












