JURNALSUKABUMI.COM – Mendeteksi penyalahgunaan narkotika di dalam lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Nyomlpong, Kota Sukabumi, seluruh pegawai dan pegawai narapidana menjalani tes urine.
Tes dilakukan mendadak dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sukabumi digelar beretepatan dengan moment Hari Pahlawan yang jatuh pada hari Selasa (10/11/20).
Pantauan jurnalsukabumi.com, satu-persatu seluruh pegawai termasuk Kepala Lapas kelas II B Nyomplong menjalani tes urine dengan pengawasan ketat dari BNNK Sukabumi.
Kepala Lapas kelas II B Nyomplong, Yosafat Rizanto mengungkapkan tes urine mendadak ini lakukan sebagai langkah pencegahan ataupun peringatan untuk mendeteksi penyalahgunaan narkoba dilingkungan lapas.
“Dalam rangka hari Pahlawan dan pencegahan narkoba didalam lapas, khusunya untuk pegawai. Kita, melakukan test urine, hal ini untuk memastikan dilingkungan lapas jauh dari peredaran narkoba,” imbuhnya.
Sedikitnya lanjut dia, ada sekitar 65 pegawai lapas dan sisanya 25 pegawai narapidana kelas II B Nyomplong yang sudah di ambil sample nya.
Beberapa sample pun sambung Yosafat, ada yang diambil dari kamar narapidana yang bekerja di Lapas Nyomplong.
“Kemudian untuk yang jaga malam, kita test lebih awal dulu. Selanjutnya, kita laksanakan tadi jam 10.00 pagi sampai dengan saat ini,” kata Yosafat kepada wartawan.
Yosafat mengatakan, jika dalam test urine masal itu nantinya terbukti ada pegawai atau napi yang positif menggunakan naroba pihaknya tidak segan-segan akan memberikan tindakan tegas dan meminta BNN Sukabumi untuk melakukan rehabilitasi.
“Hasilnya mudah-mudahan doa kami tidak ada pegawai dan warga binaan tidak ada yang positif. Tetapi bilamana nanti ada pegawai maupun narapidana yang diketahui positif kita akan proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Pemeriksaan urine ini rencananya akan terus dilakukan sebagai upaya nyata Lapas Nyomplong membersihkan Lapas dari bahaya narkoba.
Sementara itu dihubungi terpisah menurut, Kepala BNNK Sukabumi, AKBP Fahmi Cipta Dewantara, sesuai hasil test urine, tidak ditemukan indikasi pegawai maupun warga binaan Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi yang positif menggunakan dan penyalahgunaan narkoba.
“Kita mengucapkan terima kasih kepada seluruh personil Lapas kelas II B Nyomplong Sukabumi telah menjalin kerja sama sehingga terwujudnya bentuk sinegritas antara BNNK Sukabumi dengan Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi Bersih Narkoba (Bersinar),” pungkasnya.
Reporter: Rizky Miftah II Redaktur: Ujang Herlan












