Minim Penerangan, JPO Tenjoayu Cicurug Rawan Picu Kejahatan

Selasa, 10 November 2020 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Kampung Tenjoayu, Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, tanpa dilengkapi sarana penerangan yang memadai. Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena dapat memancing tindak kriminalitas dan membuat pejalan kaki was-was disatroni pelaku kejahatan.

Hal ini disampaikan Aal warga setempat, yang kerabatnya sempat menjadi korban pembegalan oleh segerombol orang yang membawa senjata tajam di area tersebut.

“Kejadiannya sekitar jam 00.00 WIB, dua Minggu lalu. Saudara perempuan saya nyaris menjadi korban pembegalan,” kata Aal kepada Jurnalsukabumi.com, Selasa (10/11/20).

Keresahan warga mendapat tanggapan dari Taopik Hidayat, Kaur Perencanaan Pemerintah Desa Tenjoayu. Dia sempat mendengar tentang peristiwa pembegalan itu. Untuk mengantisipasi terjadinya kejahatan seperti itu, pihak Pemdes Tenjoayu berupaya secepatnya memasang sarana penerangan disekitar JPO tersebut.

” Ditempat JPO itu, kalau malam hari gelap gulita. Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk sesegera mungkin memasang sarana penerangan. Agar kasus percobaan pembegalan itu tidak terulang lagi. Kebetulan Desa Tenjoayu dapat jatah satu unit. Akan kita arahkan ke JPO itu,” jelasnya.

Dia juga meminta kapada pihak yang terkait yang membangun jembatan tersebut untuk mengontrol dan memfasilitasi penerangan maupun keamanan di setiap jengkal area tersebut.

“Jelas dibutuhkan pengawasan, minimal dari Babinsa, babinkamtibmas dan aparatur pemerintahan setempat. Disamping itu, kita juga sudah berkoordinasi dengan PT KAI untuk membantu pemasangan sarana penerangan,” ujarnya.

Reporter: Ilham Nugraha II Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran
Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes
Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki
Korban Jiwa Kembali Berjatuhan, Tambang Ilegal Masih Marak di Sukabumi
Lilin saat Listrik Padam Berujung Petaka, Tiga Bocah Meninggal dalam Kebakaran di Sukabumi
Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:56 WIB

Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:48 WIB

Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:03 WIB

Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIB

Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki

Berita Terbaru