JURNALSUKABUMI.COM – Kantor Imigrasi Kelas II Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Sukabumi, berupaya mengejar pencapaian predikat zona integrasi Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Raihan pencapaian ini, ditargetkan terpenuhi pada tahun ini.
Untuk mencapai predikat WBK,. Lebih dulu harus melampaui beberapa persyataran diantaranya, survei kepuasan pelayanan terhadap publik dan gencar melakukan upaya pencegahan dan penindakkan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di lingkungan kantor.
Humas Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi, Adi Heryadi mengatakan, saat ini lembaga tersebut tengah menempuh persyaratan untuk mendapatkan predikat WBK. Imigrasi Kelas II Non TPI hanya tinggal menempuh satu tahap lagi untuk menggapai predikat WBK yakni tahap wawancara secara daring dan mystery shopp (MS).
“Tahapan wawancara akan dilakukan pada Kamis (21/10) besok. Kalau lulus, nanti tinggal menempuh tahap akhir yaitu tahap mystery shopp. Pada tahap ini, penguji akan langsung terjun ke kantor (sidak) tanpa sepengetahuan pegawai,” kata Adi saat disambangi di ruang kerjanya, Rabu (21/10/20).
Pada bagian lain kata dia, untuk mencapai predikat WBK, berbagai upaya terus dilakukan, salah satunya meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dengan terus berinovasi untuk memudahkan pelayanan.
“Salahsatu langkah inovasi yang kami lakukan misalnya, sekalipun masuk jam istirahat, masih ada pegawai yang melakukan pelayanan. Jadi ketika masyarakat membutuhkan pelayanan, pemohon pembuatan dokumen keimigrasian tidak harus menunggu karena masih ada petugas yang stanby,” ujarnya.
Optimalisasi pelayanan kata Adi, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi, dalam satu bulan, ada satu kali pelayanan yang dilakukan setiap hari Sabtu. Sehingga masyatakat yang hendak mengambil paspor bisa terlayani dengan baik. “Kalau pelayanan Sabtu ini tidak setiap minggu dilakukan, tetapi hanya satu kali saja dalam sebulan,” tuturnya
Dia menambahkan, dalam pencapaian zona integritas WBK ini perlu adanya kerjasama yang terjalin baik dengan semua elemen khususnya antar pegawai dan masyarakat. “Dengan demikian kami yakin pada tahun ini, kami akan bisa mencapai predikat zona integritas WBK yang dianugrahkan olah Menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, ” pungkasnya.
Reporter : Rizky Miftah || Redaktur: Usep Mulyana












