Olah TKP “Geger” Mayat di Cibadak, Korban Tertutup Bantal dan Luka Sayatan di Tangan

Selasa, 20 Oktober 2020 - 02:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pasca tewasnya mayat perempuan di Kampung Babakan RT 02/07 Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jajaran Polsek Cibadak bersama Polres Sukabumi melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan membawa korban ke RSUD Sekarwangi guna menjalani otopsi, Pukul 01.30 WIB, Selasa (20/10/20) dini hari.

Setelah kurang lebih satu jam menunggu kedatangan Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polres Sukabumi, tim Inafis polres Sukabumi bersama anggota Polsek Cibadak dipimpin langsung Kompol Hadi Santoso langsung melakukan olah TKP di sekitar kamar korban.

Kapolsek Cibadak Kompol Hadi Santoso mengatakan, peristiwa temuan mayat perempuan tersebut, pihak polisi sedang melakukan penyelidikan dan dugaan meninggalnya korban.

“Memang muka korban tertutup bantal dan tangan kanan korban ada sayatan pisau,” ungkap Hadi Santoso.

BACA JUGA: Geger, Mayat Perempuan Tewas di Kosan Karangtengah Cibadak

Saat menerima laporan dari warga tersebut, pihak Polsek Cibadak langsung berkoordinasi dengan pimpinan Polres Sukabumi dan meminta bantuan untuk Olah TKP.

“Kami dibantu tim dari Polres Sukabumi, sehingga untuk proses lanjutan pengungkapan meninggalnya korban ini masih kami dalami,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan penelusuran jurnalsukabumi.com, korban berinisial IM diketahui adalah seorang buruh karyawan PT Daihan Global Karang Tengah, Kecamatan Cibadak sebagai buruh menjahit dan korban diketahui sudah tiga tahun lebih bekerja PT Daihan Global. 

“Iya korban sudah tiga tahun lebih bekerja di pabrik saya, saya awalnya tahu dari staf saya bahwa ada karyawam yang diduga bunuh diri di kamar kosannya, saat itu juga saya langsung menuju tempat kosannya,” ujar Haris selaku HRD perusahan kepada awak media dilokasi.

Reporter: Ifan || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru