1.400 Personel Gabungan Amankan Aksi Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja di Kota Sukabumi

Rabu, 7 Oktober 2020 - 14:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebanyak 1.400 personel gabungan yang terdiri dari unsur Kepolisian, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, diturunkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja. Personel gabungan tersebut ditempatkan di sejumlah titik di wilayah Kota Sukabumi, Rabu (7/10/20).

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni, mengatakan, personel gabungan yang diturunkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa buruh dan mahasiswa tersebut dibagi menjadi ke dalam beberapa regu pengamanan.

“Kekuatan gabungan terdiri dari 410 personel Polres Sukabumi Kota. Personel TNI sekitar 4 SST. Sedangkan sisanya petugas dari Dishub dan Satpol PP Kota Sukabumi,” katanya kepada jurnalsukabumi.com.

Ribuan personel gabungan tersebut lanjut dia, diturunkan dibeberapa titik yakni di Lapangan Merdeka, Gedung DPRD, Balai Kota dan Pendopo Kabupaten Sukabumi.

“Untuk memperlancar arus lalulintas selama aksi berlangsung, kami melakukanu rekayasa arus kendaraan disekitar jalan yang dilalui masa,” ujarnya.

Sumarni mengungkapkan, pihaknya juga intensif melakukan koordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Sukabumi dan koordinator aksi.

“Saat ini, sebagian buruh sudah mulai kembali ke tempat asalnya. Namun sebagaian lagi masih menggelar aksinya di Balai Kota dan DPRD Kota Sukabumi,” tutupnya.

Reporter: Rizky Miftah II Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Berita Terbaru