Terkuak! Ini Penyebab Banjir Bandang Cicurug, 2 Tewas 1 Hilang

Rabu, 23 September 2020 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Meluapnya Sungai Cicatih yang menyebabkan banjir bandang hingga merendam ratusan rumah warga di tiga kecamatan, Sukabumi Utara, diduga akibat jebolnya embung air terjun Citaman di kawasan Gunung Salak, Kabupaten Sukabumi.

Hal itu dikatakan Dandim 0607 Kota Sukabumi, Letkol INF Danang Prasetyo saat di lokasi bencana di Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Rabu (23/09/2020).

Ia mengungkapkan, penyebab meluap aliran Sungai Cicatih itu lantaran embung Curug Citaman jebol. Sehingga, tidak bisa menahan debit air yang cukup deras dari pegunungan.

“Peyebabnya itu Curug Citaman yang tadinya dia mempunyai seperti penadah air terjun yang berbentuk mangkok itu pecah sehingga debit air yang tadinya bias biasa-saja menjadi deras dan membuat Sungai Cicatih meluap,” ujarnya kepada Jurnalsukabumi.com.

Lanjut dia, akibat jebolnya embung itu banyak bongkahan batu hingga kayu terbawa oleh derasnya air, sehingga luas aliran Sungai Cicatih menyempit hingga akhirnya meluap, kepemukiman rumah warga.

“Banyak material yang terbawa karena debit air yang besar. Selain itu, membawa bongkahan batu akhirnya membabat pohon yang dilewatinya,” jelas Danang.

Sebelumnya, 300 unit rumah warga dikabarkan terdampak banjir bandang akibat meluapnya aliran Sungai Cicatih di Kabupaten Sukabumi.

Ratusan rumah, baik rusak berat, sedang, maupun ringan itu tersebar di 11 desa dan satu kelurahan dari tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Cicurug, Parungkuda, dan Cidahu.

Selain itu akibat banjir itu dilaporkan tiga warga yang hilang hanyut terseret arus banjir. Identitas ketiga korban yang lenyap saat meluapnya aliran Sungai Cicatih, Senin (21/09/2020), antara lain Ajo (25) dan Juned (60) tercatat warga Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug. Satu lagi bernama Kosim (60), warga Kampung Aspol, Kelurahan/Kecamatan Cicurug.

Reporter: Rizky Miftah II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron
Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi
Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Arah Ibu Kota via Tol Bocimi Kembali Dibuka
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:49 WIB

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:38 WIB

Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi

Berita Terbaru

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB