JURNALSUKABUMI.COM – Rumah milik Adah (60) dan Hapi (80) warga Kampung Cimande Hilir RT. 04/07, Desa Kalaparea, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, ambruk sekira pukul 11.00 WIB, Senin (31/08/2020).
Pantauan jurnalsukabumi.com, rumah yang dihuni dua orang Lanjut Usia (Lansia) tersebut tiba-tiba ambruk akibat lapuk dimakan usia. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta.
Nampak, petugas Relawan Penanggulangan Bencana (PB) kecamatan, Satgas Siap Desa Kalaparea dan Babinsa setempat tengah mengevakuasi puing-puing reruntuhan rumah tersebut.
“Rumah ini memang sudah masuk program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang bersumber anggaran desa. Hanya saja, dikarenakan ada peralihaan anggaran covid-19, jadi terhambat,” ujar Heri Kurniawan saat di lokasi, Senin (31/08/2020).
Lanjut Heri, Kades yang baru menjabat 9 bulan ini mengaku pembangunan rumah Lansia ini ditargetkan akan dibangun pada Bulan Juli 2020 kemarin dengan target keseluruhan 5 rumah pembangunan RTLH tahun ini.
“Kita sudah masukan program RTLH ini 5 unit termasuk milik Pak Hapi ini. Tapi, anggaran direfokusing sesuai intruksi pusat, jadi baru bisa 2 rumah saja yang paling prioritas,” jelasnya.
Adapun kerugian yang ditaksir dalam bencana tersebut kata dia, yaitu mencapai Rp 50 juta. Sebab, semua isi rumah dan perabotan hingga atap rumah, semua hancur.
“Satu lagi hambatan pembangunan yakni di tanah hak miliknya. Karena, rumah Pak Hapi ini berdiri diatas lahan orang lain. Dan kami, segera membentuk tim dan segera mencarikan solusi untuk segera ada perbaikan termasuk mencari hibah tanahnya,” pungkasnya.
Reporter: Ifan II Refaktur: Ujang Herlan












