Korban Hilang Remaja Asal Tanggerang di Pantai Pangumbagan Masih dalam Pencarian

Minggu, 9 Agustus 2020 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Tim SAR gabungan dibawah komando Pos SAR Sukabumi terus lakukan pencarian terhadap seorang wisatawan yang hilang di Pantai Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (09/08/2020).

Korban bernama Zayyan Dhiandra (18) dikabarkan hilang terseret ombak ketika sedang berenang bersama seorang rekannya di Pantai Pangumbahan, sekira pukul 17.45 WIB, Jumat (07/08/2020).

Hingga saat ini, pencarian dilakukan tim gabungan yang terdiri Pos SAR Sukabumi, Polsek Jampang Kulon, BPBD Kabupaten Sukabumi, Koramil Surade, Polair Polres Sukabumi, Pos TNI AL Ujung Genteng, PMI Kabupaten Sukabumi, HNSI, SAR Drone Jabar, IEA Sukabumi, RAPI, BPPW Jabar, PUPR Jabar, Sarda Sukabumi, SAR MTA, serta masyarakat setempat.

“Korban ini merupakan seorang wisatawan dari Bintaro, Tangerang Selatan, yang sedang berlibur di kawasan pantai wisata tersebut. Pencarian korban dimulai sejak pagi tadi pukul 07.00 WIB dengan melibatkan puluhan personil SAR gabungan,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Hendra Sudirman.

Dalam pencarian korban ini, Tim SAR gabungan membagi area menjadi 3 SRU. Pertama melakukan pencarian dengan penyisiran menggunakan perahu jukung dengan luas area pencarian kurang lebih 1 NM2 di sekitar lokasi kejadian, SRU kedua melakukan pencarian dengan menyisir melalui jalur udara menggunakan drone, dan SRU ketiga melakukan pencarian dengan pengamatan visual melalui jalur darat di sepanjang bibir pantai hingga sejauh 2 KM dari lokasi kejadian.

“Kita optimalkan pencarian pada hari ini dengan menggunakan alat utama serta peralatan SAR yang ada di lapangan dengan harapan korban segera ditemukan,” pungkasnya.

Reporter: Ifan II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:12 WIB

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Berita Terbaru