Pasca 12 Petani Dipolisikan, Belasan Aktivis Agraria Sukabumi Tolak Kriminalisasi Petani

Kamis, 16 Juli 2020 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pasca kasus 12 orang petani dipolisikan ke Polres Sukabumi Kota dituduh melakukan pengrusakan, belasan aktivis agraria di Sukabumi berkumpul dan menyuarakan penolakan kriminaisasi terhadap petani di Sukabumi, di salah satu Kafe di Kota Sukabumi, Rabu (15/07/20).

Oganisasi yang diusung belasan lembaga itu menyuarakan penolakan kriminalisasi terhadap petani sebagai bentuk solidaritas terhadap para petani Sukabumi yang diduga dikriminalisasi.

“Kami aktivis Agraria Kota Kabupaten Sukabumi minta stop kriminalisasi petani eks HGU PTPN VIII Goalpara! Merdeka! Merdeka! Merdeka,” teriak 11 orang perwakilan aktivis.

BACA JUGA: Diduga Rusak Lahan PTPN VIII, Petani Dilaporkan ke Polres Sukabumi Kota

Sementara itu, Ketua Serikat Petani Indonesia (SPI) Sukabumi Rozak Daud mengatakan, seruan itu di ucapkan sebagai bentuk solidaritas terhadap 12 orang petani yang berurusan dengan pihak PTPN VIII Goalpara Sukabumi.

“Meskipun saat ini 12 petani itu statusnya ditetapkan sebagai saksi. Namun kami akan bersiap melakukan langkah solidaritas jika statusnya menjadi tersangka,” ungkap Rozak Daud, kepada jurnalsukabumi.com.

Rozak menegaskan, pihaknya akan tetap menghormati proses hukum. Namun, jika sampai status belasan petani tersebut menjadi tersangka pihaknya akan melakukan aksi solidaritas untuk petani.

“Selain itu kami pun akan melakukan pendampingan hukum berkoordinasi dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandung,” katanya.

Ditambahkan Sekertaris Fraksi Rakyat Sukabumi Anggi menambahkan, bentuk solidaritas Aktivis Agraria Kota dan Kabupaten Sukabumi terhadap petani dengan memfasilitasi pendampingan hukum. Namun untuk sementara pihaknya masih menunggu proses hukum berjalan.

“Untuk langkah selanjutnya kami masih menunggu perkembangan proses pemeriksaan pihak kepolisian di Polres Sukabumi Kota,” pungkasnya.

Reporter: Hendi II Redaktut: FK Robbi

Berita Terkait

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda
Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total
Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026
Kawal Kelanjutan Program MBG, Seniman HG Sukabumi Ikut Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
Pesisir Sukabumi Bersuara, HNSI Minta Aturan Benur Tak Lagi Membingungkan Nelayan
Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:19 WIB

Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:19 WIB

Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:11 WIB

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:25 WIB

Kawal Kelanjutan Program MBG, Seniman HG Sukabumi Ikut Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB