Jejak Kelam “Predator” Emon Kembali Terjadi, Ini Tanggapan Advokat Sukabumi

Minggu, 5 Juli 2020 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Mengikuti perkembangan kasus pedofil terhadap anak laki dibawah umur yang dilakukan pelaku berinisial PCR (23) yang terjadi diwilayah hukum Polres Sukabumi, ditanggapi oleh Advokat Sukabumi M. Saleh Arif Tarigan.

Saleh sangat menyayangkan perbuatan pelaku pedofil terhadap anak di bawah umur terjadi lagi, dengan jumlah sementara menjadi korban anak dibawah umur berjumlah 30 orang.

“Kejadian ini mengingatkan kita pada tahun 2014 sudah pernah terjadi kasus yg sama di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota dan sudah diputus oleh Pengadilan Negeri Sukabumi, sesuai putusan No, 137Pid,Sus/2014/ PN Skb dengan terdakwa Andri Sobari alias Emon dengan jumlah korban 39 orang,” ungkap Saleh, kepada jurnalsukabumi.com.

Dengan ramainya ada 112 orang korban yang dilakukan Emon padahal hanya 39 orang, sementara dijatuhi pidana dengan pidana perjara selama 17 tahun.

“Sebagaimana ketentuan pasal 82 UU No 23 gahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 65 ayat 1 KUHP, sedikit perbedaan dengan pelaku PCR (23 Tahun) ancaman hukuman ditambah lagi 1/3 dari ancaman hukumannya, sesuai dengan PERPU No 1 tahun 2016, alias Emon,” kata pengacara Andri Sobari alias Emon.

Dengan peristiwa tersebut, mengingatkan jejak kelam peristiwa asusil yang terjadi di Sukabumi, sehingga harus ada penanganan dan jeratan yang serius.

“Ini darurat, harus bisa menekan dan jangan terulang kembali di bumi Sukabumi tercinta ini,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Perbuatan menjijikkan dan merendahkan harkat dan martabat anak di Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi menyita atensi serius Komnas Perlindungan Anak. Dalam kasus dengan tersangka PCR (23) itu dari hasil pengusutan sementara Polres Sukabumi memakan korban lebih dari 30 anak, berusia antara 10-12 tahun.

Saat ini pelaku sudah diamankan Polsek Kalapanunggal Sabtu 27 juni 2020 sekira pukul 23.00 WIB dari kediamannya. Kemudian Minggu, 28 Juni sekitar pukul 11.00 WIB pelaku dibawa ke Polres Sukabumi di Palabuhanratu untuk dimintai pertanggungjawaban hukum atas tindakannya.

Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan terima kasih kepada jajaran Polsek Kalapanunggal  dan Kapolres Sukabumi serta jajaran satreskrimum atas  kepedulian dan kerja kerasnya. Kurang lebih dari 24 jam, Polres Sukabumi telah berhasil mengungkap tabir kejahatan seksual yang dilakukan PCR.

Belum lupa dari ingatan masyarakat Sukabumi, bahwa lima tahun yang lalu peristiwa yang sama dan menyita perhatian masyarakat  nasional juga pernah terjadi. 

Emon menelan korban kurang lebih 112 orang, sementara PCR warga Kalapanumggal menelan korban lebih dari 30 orang. Dan kasus kejahatan seksual yang dilakukan oleh ibu kandung terhadap anaknya juga terjadi di Sukabumi.

Demikian juga kasus kejahatan seksual  terhadap anak dengan cara bersama-sama (gengRAPE)  leboh dari 10 orang juga terjadi di wilayah hukum Sukabumi. Meningkatnya kasus incest yakni persetubuan sedarah juga banyak dijumpai di Sukabumi juga kasus-kasus kekerasan bentuk lain. 


“Oleh karenanya tidaklah berlebihan jika Sukabumi pantas  mendapat predikat Sukabumi Darurat Kekerasan Seksual,” kata Arist dalam keterangan tertulis yang diterima meja redaksi jurnalsukabumi.com, Jumat (03/07/2020).

Kasus sodomi dan pencabulan yang dilakukan FCR 23 terhadap anak ini adalah salah satu bukti tahun ini. PCR melakukan kejahatan seksual dalam sodomi sudah berlangsung sejak tahun 2019 dan untuk sementara terdata 39 anak laki-laki yang menjadi korban pencabulan dalam bentuk sodomi.

Adapun modus yang dilakukan pelaku yaitu berpura-pura mengajar ilmu kanuragan kepada korbannya

Reporter: Ifan || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Perahu Nelayan Hampir Tenggelam di Perairan Palabuhanratu, Ikan Pepetek Berhamburan
Dugaan Peras Poktan, Pria Ngaku KPK Jabar Terancam 9 Tahun Kurungan 
BBM Solar Langka, HNSI Sukabumi Siap Geruduk Kantor Pertamina
Dari Surade ke Panggung Asian Games 2026, Siti Dalfa Bawa Jaipong Sukabumi ke Jepang
Diduga Peras Kelompok Tani, Pria Ngaku KPK Jabar Ditangkap Polisi
60 Motor Jadi Barang Bukti, Polres Sukabumi Bongkar 6 Kelompok Sindikat Curanmor
Terungkap! Dugaan Pelecehan Siswi PKL Bermula Saat Karaoke
Status Jabatan Dicopot, Pelaku Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi Resmi Ditahan 

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:07 WIB

Perahu Nelayan Hampir Tenggelam di Perairan Palabuhanratu, Ikan Pepetek Berhamburan

Rabu, 23 September 2026 - 15:28 WIB

Dugaan Peras Poktan, Pria Ngaku KPK Jabar Terancam 9 Tahun Kurungan 

Selasa, 22 September 2026 - 13:55 WIB

BBM Solar Langka, HNSI Sukabumi Siap Geruduk Kantor Pertamina

Senin, 21 September 2026 - 12:48 WIB

Dari Surade ke Panggung Asian Games 2026, Siti Dalfa Bawa Jaipong Sukabumi ke Jepang

Sabtu, 19 September 2026 - 14:49 WIB

Diduga Peras Kelompok Tani, Pria Ngaku KPK Jabar Ditangkap Polisi

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam