JURNALSUKABUMI.COM – DPK KNPI Palabuhanratu mendeklarasikan gerakan antinarkoba bertajuk Pemuda Palabuhanratu Bersinar sebagai bentuk komitmen melawan penyalahgunaan dan peredaran narkotika, khususnya di kalangan generasi muda.
Kegiatan yang berlangsung di Lapang Cangehgar, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (12/9/2026), itu melibatkan puluhan pelajar, OKP, ormas serta unsur pemerintah. Komitmen bersama ditandai dengan penandatanganan petisi.
Ketua DPK KNPI Palabuhanratu, Ari Awaludin, mengatakan gerakan tersebut tidak dimaksudkan berhenti pada kegiatan simbolis. Pihaknya ingin mendorong langkah nyata agar Palabuhanratu menjadi percontohan dalam upaya memerangi penyalahgunaan narkotika di 47 kecamatan se-Kabupaten Sukabumi.
“Dalam artian bersinar ini, pemuda di Palabuhanratu harus bersih dari narkoba! Dan pemuda-pemudi Palabuhanratu siap untuk menjadi percontohan dari 47 kecamatan se-Kabupaten Sukabumi untuk memerangi permasalahan tentang narkoba dan narkotika,” kata Ari.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Ari menyebut pihaknya akan menggandeng Forkopimcam dan berbagai elemen masyarakat. Edukasi nantinya menyasar sekolah, kampus hingga lingkungan masyarakat.
“Pemuda hari ini untuk hadir kepada sekolah-sekolah, kampus, dan masyarakat, bagaimana untuk bahayanya tentang narkoba ini,” katanya.
Ia memastikan langkah lanjutan akan disiapkan agar pesan yang dibangun tidak berhenti setelah penandatanganan petisi.
“Untuk selanjutnya, kita akan melaksanakan follow-up acara kegiatan ini supaya tidak dijadikan hanya acara seremonial saja. Akan tetapi untuk kedepannya kita akan mengadakan satu momentum untuk bagaimana caranya di Palabuhanratu ini bersinar, bebas, bersih dari narkoba,” tuturnya.
Bendahara DPD KNPI Kabupaten Sukabumi, Ikbal Awaludin, menyebut pemberantasan narkoba menjadi tantangan bersama yang membutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
“Narkoba sebuah tantangan besar untuk semua generasi. Ini menjadi perhatian bersama karena perlu kesadaran dan juga kepedulian secara menyeluruh,” kata Ikbal.
Ia berharap gerakan dari Palabuhanratu dapat berkembang menjadi upaya lebih luas di Kabupaten Sukabumi.
“Mudah-mudahan dari Palabuhanratu ini menjadi gagasan besar untuk bersih-bersih narkoba yang ada di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, mengapresiasi inisiatif yang digagas DPK KNPI Palabuhanratu. Pemerintah daerah, kata dia, siap mendukung upaya perlindungan generasi muda dari bahaya narkotika.
“Kami menyampaikan apresiasi yang sudah menginisiasi, kita tidak tinggal diam dan siap menjadi garda terdepan untuk generasi muda tentang bahaya narkoba,” kata Yudi.
Ketua Tim P2M BNNK Sukabumi, Erza Nur Afrilia, menilai penggalangan komitmen seperti ini penting untuk memperkuat pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Erza juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai perkembangan jenis serta modus baru. Ia menyebut gorila, ganja sinte dan VOD telah ditemukan di Sukabumi, termasuk modus penggunaan VOD yang disebut menyerupai ganja cair.
“Kita perlu ada acara untuk menggalang komitmen melawan narkoba tentang penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan











