Perkuat Manajerial PHS, Dinkes JABAR Gelar Bimtek di Sukabumi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

‎JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Tata Kelola dan Monitoring Pembudayaan Hidup Sehat (PHS) Tingkat Kabupaten Sukabumi di Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026).

‎Kegiatan tersebut diikuti unsur lintas sektor tingkat Kabupaten Sukabumi, di antaranya Bappeda, Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga, Diskominfosan, pengelola program di tingkat Puskesmas, serta mitra swasta. Bimtek dilaksanakan untuk memperkuat kapasitas teknis dan manajerial dalam penerapan strategi pembudayaan hidup sehat secara terpadu.

‎Ketua Tim Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Cecep Marwan menyampaikan bahwa pembangunan kesehatan membutuhkan keterlibatan berbagai sektor dan masyarakat. Menurutnya, upaya peningkatan derajat kesehatan tidak hanya berkaitan dengan pelayanan medis, tetapi juga perubahan perilaku masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat.

‎”Perubahan perilaku masyarakat bukanlah sesuatu yang dapat dicapai dalam waktu singkat. Melalui kegiatan pendampingan ini, kami berharap pelaksanaan PHS tidak hanya berorientasi pada tercapainya target administrasi semata, tetapi benar-benar mampu mendorong perubahan perilaku dan peningkatan kualitas hidup,” ujar Cecep.

‎Penguatan pembudayaan hidup sehat juga menjadi bagian dari upaya pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM), seperti diabetes, hipertensi, dan stroke. Faktor perilaku, antara lain kurangnya aktivitas fisik, rendahnya konsumsi sayur dan buah, serta kebiasaan merokok, menjadi sejumlah hal yang perlu mendapat perhatian dalam upaya pencegahan PTM.

‎Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan materi mengenai situasi dan kondisi kesehatan di wilayah kabupaten/kota, tata kelola pembudayaan hidup sehat pada berbagai tatanan masyarakat, serta penguatan regulasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di tingkat daerah.

‎Selain itu, kegiatan juga membahas survei perilaku hidup sehat tahun 2026, termasuk identifikasi hambatan dan tantangan pelaksanaan program di Puskesmas. Peserta turut mendapatkan pendampingan teknis penerapan perilaku hidup sehat pada tatanan rumah tangga, satuan pendidikan, serta tempat kerja, baik sektor formal maupun informal.

‎Hasil Bimtek selanjutnya diharapkan menjadi bahan evaluasi dalam menyusun langkah perbaikan pelaksanaan PHS sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah. Upaya tersebut akan diperkuat melalui integrasi dengan berbagai program pemberdayaan masyarakat, seperti Posyandu, Germas, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), serta program promotif dan preventif lainnya.

‎Melalui koordinasi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat, pelaksanaan Pembudayaan Hidup Sehat di Kabupaten Sukabumi diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan kesadaran masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat di lingkungan keluarga, satuan pendidikan, tempat kerja, dan masyarakat.

‎Reporter: Idris Andriansah | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Berita Terbaru