JURNALSUKABUMI.COM – Upaya memperkuat vegetasi pesisir Palabuhanratu mulai digerakkan. Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Sukabumi menyerahkan 300 bibit mangrove kepada Komunitas Penggiat Konservasi Nyelam Sukabumi (PENYU) untuk ditanam di sejumlah titik pesisir yang dinilai sesuai.
Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Sukabumi, Susanti Mariam, mengatakan bibit yang diserahkan mayoritas merupakan jenis Rhizophora, yang dinilai sesuai dengan karakter lokasi penanaman, terutama kawasan pertemuan pesisir dan muara sungai.
“Pada hari ini kami dari Dinas Perikanan telah menyerahkan pohon mangrove sebanyak 300 batang untuk komunitas di Palabuhanratu ini. Alhamdulillah kita sudah bisa bersinergi dengan komunitas di Batu Bintang dalam rangka pelestarian lingkungan,” ujar Susanti usai penyerahan secara simbolis di Pantai Batu Bintang, Rabu (12/8/2026).
Menurutnya, penanaman mangrove bukan hanya berkaitan dengan penghijauan. Keberadaan vegetasi tersebut juga berkaitan dengan keberlangsungan ekosistem pesisir dan sumber daya ikan.
“Kenapa kita memilih Rhizophora? Karena lokasi yang akan dijadikan wilayah penanaman mangrove ini adalah tempat antara pesisir dan pertemuan antara muara sungai. Jadi diharapkan Rhizophora ini cocok di daerah tersebut,” jelasnya.
Komunitas PENYU selanjutnya akan menentukan sejumlah titik di sekitar Pantai Palabuhanratu yang memungkinkan untuk ditanami mangrove. Penanaman akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi dan kesesuaian lokasi.
Ketua Komunitas PENYU, Entis, didampingi Pengawas Penyu Apra dan Wan Wan, mengatakan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kawasan pesisir.
Menurutnya, keberadaan mangrove di kawasan Pantai Palabuhanratu masih tergolong minim jika dibandingkan dengan sejumlah pantai lain di wilayah selatan Sukabumi.
Karena itu, 300 bibit yang diterima dari Diskan akan diarahkan untuk memperkuat vegetasi di titik-titik pesisir yang dinilai membutuhkan.
“Rencananya mangrove ini akan kami tanam di seputar Pantai Palabuhanratu, di titik-titik yang memang cocok untuk ditanami,” tambah Entis.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan











