Tertipu Pekerjaan, 15 Warga Sukabumi Terlantar di Sulawesi Barat, Minta Bantuan Gubernur KDM

Senin, 4 Mei 2026 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Harapan mencari pekerjaan justru berujung penderitaan. Sebanyak 15 warga asal Sukabumi dilaporkan terlantar di Mamuju, Sulawesi Barat, setelah diduga menjadi korban penipuan oleh seorang mandor yang menjanjikan pekerjaan.

Informasi ini mencuat setelah beredar video berdurasi 1 menit 39 detik yang memperlihatkan kondisi para korban. Dalam video tersebut, mereka mengaku ditinggalkan tanpa pekerjaan, uang, maupun kepastian nasib.

Salah satu korban menyampaikan, awalnya mereka dijanjikan pekerjaan dengan iming-iming kasbon sebesar Rp1,5 juta. Namun sesampainya di lokasi, pekerjaan yang dijanjikan tidak ada, sementara mandor yang membawa mereka justru menghilang.

“Kami datang ke sini untuk bekerja, tapi ternyata ditipu. Mandornya kabur, kami di sini tidak bisa apa-apa,” ungkapnya dalam video tersebut.

Para korban kini berada di sebuah rumah penampungan dengan kondisi memprihatinkan. Mereka mengaku sudah dua hari tidak makan karena kehabisan uang, sementara biaya perjalanan sebelumnya telah menguras seluruh bekal yang dimiliki.

Situasi semakin mengkhawatirkan karena dua orang di antara mereka dilaporkan dalam kondisi sakit. Namun, keterbatasan biaya membuat mereka tidak bisa mengakses layanan kesehatan.

“Kami sudah tidak punya uang, mau ke klinik juga tidak bisa. Tidak ada tanggung jawab dari mandor maupun pihak perusahaan,” lanjutnya.

Dalam kondisi terdesak, para korban meminta bantuan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, agar dapat dipulangkan ke kampung halaman.

“Kami mohon bantuan untuk bisa dipulangkan. Di sini sudah tidak bisa makan,” ujarnya.

Relawan kemanusiaan asal Sukabumi, Sigit Ahmad, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyebut total terdapat 17 orang dalam rombongan, dengan 15 di antaranya berasal dari Sukabumi dan dua lainnya dari Bandung.

“Hingga kini, para korban masih menunggu bantuan dan kepastian penanganan,” tambah Sigit.

Kabar gembiranya, lanjut dia datang dari Relawan KDM, Egi Sonia yang mengatakan bahwa informasi tersebut sudah sampai ke telinga Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan langsung direspons cepat.

“Alhamdulilah kita sudah bergerak cepat dan kini mereka sudah ditangani Dinsos Sulbar,” tambahnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Kawal Kelanjutan Program MBG, Seniman HG Sukabumi Ikut Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
Pesisir Sukabumi Bersuara, HNSI Minta Aturan Benur Tak Lagi Membingungkan Nelayan
Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Nahas! Pemuda Asal Cikidang Tewas Tenggelam di Curug Tiga Kabandungan
Warga Geruduk Pengembang Perumahan di Nagrak, Tuntut Janji yang Tak Kunjung Ditepati
Modus Bakso Isi Sabu Terbongkar, Lapas Sukabumi Perketat Pengawasan
Hari Ketiga Pencarian Tobi Efendi, Tim Gabungan Perluas Penyisiran hingga 9 Nautical Mil

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:25 WIB

Kawal Kelanjutan Program MBG, Seniman HG Sukabumi Ikut Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:19 WIB

Pesisir Sukabumi Bersuara, HNSI Minta Aturan Benur Tak Lagi Membingungkan Nelayan

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:16 WIB

Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:11 WIB

Nahas! Pemuda Asal Cikidang Tewas Tenggelam di Curug Tiga Kabandungan

Berita Terbaru

HEADLINE

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Rabu, 24 Jun 2026 - 10:58 WIB