Razia yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, ini melibatkan seluruh petugas internal dengan diperkuat personel dari Koramil 0607-07 Warudoyong, Polsek Warudoyong, serta BNNK Sukabumi untuk pelaksanaan tes urine.

Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh di blok hunian warga binaan. Meski ketat, petugas tetap mengedepankan pendekatan yang humanis, profesional, dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, menyampaikan bahwa razia ini adalah wujud nyata komitmen jajarannya dalam mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026. Fokus utamanya adalah pemberantasan “Halinar” (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) serta penguatan deteksi dini gangguan keamanan.

“Sidak ini adalah bagian dari upaya deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Kami akan melaksanakan kegiatan ini secara rutin dan berkelanjutan demi mewujudkan Lapas Sukabumi yang bersih dari narkoba,” ujar Budi.

Dalam razia tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang, di antaranya alat elektronik dan benda berbahan logam yang berpotensi memicu gangguan ketertiban. Seluruh temuan telah didata untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

Sementara itu, dari hasil tes urine yang menyasar 105 warga binaan dan 35 pegawai, petugas menyatakan seluruhnya negatif dari penyalahgunaan narkotika. Hasil ini memperkuat status Lapas Sukabumi sebagai institusi yang berkomitmen pada program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Budi menambahkan, langkah ini juga merupakan tindak lanjut atas 21 arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Drs. Mashudi, serta penguatan dari Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Barat, Kusnali.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif. Ke depan, Lapas Kelas IIB Sukabumi bertekad meningkatkan intensitas pengawasan dan memperkuat sinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) demi mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas, sesuai semangat HBP ke-62: “Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima.”

Reporter: Rizqi Taupiq |Redaktur: Ujang Herlan