Asyik Mancing di Pulau Mandra Ciemas, Pemuda Asal Cisaat Hilang Terseret Arus 

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kecelakaan laut yang mengakibatkan korban hilang kembali terjadi di wilayah perairan Kabupaten Sukabumi, tepatnya di kawasan Pantai Cikadal (Pulau Mandra), Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas pada Sabtu (28/03/2026).

Seorang pemuda bernama Muhammad Fardeen (21), warga Kampung Rambay Wetan, Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat, dilaporkan hilang tenggelam setelah terseret arus saat hendak kembali dari aktivitas memancing sekitar pukul 12.30 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, Erik Heriyanto (32), peristiwa bermula ketika ia bersama korban menyeberang dari Pantai Palangpang menuju Pulau Mandra sekitar pukul 11.00 WIB atau sebelum waktu Dzuhur. Saat itu, kondisi air laut sedang surut sehingga keduanya bisa menyeberang dengan berjalan kaki.

Namun, petaka muncul ketika mereka hendak kembali setelah waktu Dzuhur. Erik menjelaskan bahwa kondisi air laut sudah mulai pasang tinggi saat mereka mencoba menyeberang balik. Diduga korban mengalami kram saat berada di tengah perairan, dan karena korban diketahui tidak bisa berenang, ia akhirnya tenggelam dan hilang terseret arus yang mulai menguat.

Melihat kejadian tersebut, Erik langsung berupaya mencari bantuan dan melaporkan insiden ini kepada warga serta instansi terkait.

Petugas P2BK Ciemas yang menerima informasi dari masyarakat segera melakukan asesmen di lokasi bersama tim gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Sukabumi, Polsek Ciemas, Koramil 2215/Ciemas, Balawista, unsur Forkopimcam, serta dibantu oleh para relawan dan nelayan setempat. Tim gabungan langsung melakukan pemantauan intensif di sekitar lokasi kejadian dan menyusuri garis pantai untuk mencari keberadaan korban.

Meskipun kondisi gelombang di perairan Cikadal dilaporkan relatif kecil, namun hembusan angin di lokasi terpantau cukup kencang yang menjadi tantangan tersendiri bagi tim pencari. Petugas di lapangan juga terus memberikan imbauan keras kepada para pemancing dan wisatawan lainnya agar lebih berhati-hati dan memperhatikan perubahan pasang surut air laut demi keselamatan.

Hingga laporan terakhir yang diterima sore hari, upaya pencarian masih terus dilakukan secara maksimal, namun keberadaan Muhammad Fardeen masih belum diketemukan. Pihak berwenang kini terus mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan koordinasi lintas sektor untuk memperluas area pencarian.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Anggaran Rp12,6 Miliar Jembatan Cibeureum Disorot, DPRD Kota Sukabumi Minta Dibahas Ulang
Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak
Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia
Sampah di Padaasih Cisaat Identik dari SPPG, Ilyas: Kami Tetap Turun Bersihkan!
Cuaca Ekstrem, TPT Irigasi di Kadulawang Sukabumi Ambruk Timpa Rumah Warga
Polusi Debu Proyek Tol Bocimi Seksi 3 Menghantui Warga Karangtengah Sukabumi
20 Tahun Tanpa Obat, Pelaku Pembacokan di Gunungguruh Positif Gangguan Jiwa Berat!
Long Weekend, Exit Tol Parungkuda Hingga Simpang Ratu Cibadak Padat Merayap

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:36 WIB

Anggaran Rp12,6 Miliar Jembatan Cibeureum Disorot, DPRD Kota Sukabumi Minta Dibahas Ulang

Sabtu, 18 April 2026 - 20:57 WIB

Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak

Kamis, 16 April 2026 - 20:39 WIB

Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia

Senin, 13 April 2026 - 20:58 WIB

Sampah di Padaasih Cisaat Identik dari SPPG, Ilyas: Kami Tetap Turun Bersihkan!

Senin, 13 April 2026 - 20:24 WIB

Cuaca Ekstrem, TPT Irigasi di Kadulawang Sukabumi Ambruk Timpa Rumah Warga

Berita Terbaru

HEADLINE

Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak

Sabtu, 18 Apr 2026 - 20:57 WIB

EKBIS

Tahara BPR Sukabumi Cicurug Tetap Jadi Primadona

Sabtu, 18 Apr 2026 - 19:17 WIB

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777