Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Meningkatnya debit air sungai di wilayah Palabuhanratu membuat aparat kecamatan bersama relawan bergerak cepat menyisir sejumlah titik rawan banjir, Minggu (24/5/2026).

Monitoring dilakukan setelah debit air dilaporkan melonjak drastis menjelang petang akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak siang hari.

Sekretaris Kecamatan Palabuhanratu, Hendriana, mengatakan pihaknya langsung turun ke lapangan bersama relawan begitu menerima laporan kenaikan debit air di sejumlah wilayah bantaran sungai.

“Sekitar pukul 16.00 WIB di beberapa lokasi debit air mulai meninggi terutama di daerah-daerah pinggiran sungai seperti Kampung Cangehgar RW 02, Kampung Kebonkalapa RW 08, Kampung Cempakaratu RW 09, hingga Kampung Gumelar/Ojolali RW 17,” ujarnya.

Kondisi tersebut membuat petugas melakukan pemantauan intensif guna mengantisipasi luapan air yang berpotensi masuk ke kawasan permukiman warga. Selain memonitor debit sungai, aparat kecamatan bersama relawan juga menyampaikan imbauan langsung kepada masyarakat agar tetap waspada.

Menurut Hendriana, pengurus lingkungan hingga relawan dikerahkan untuk membantu warga melakukan langkah antisipasi, termasuk evakuasi mandiri apabila kondisi air terus meningkat.

“Kami dibantu para relawan menyampaikan himbauan kepada masyarakat dan melalui pengurus lingkungan untuk segera melakukan evakuasi mandiri,” katanya.

Hingga malam hari, petugas masih berada di sejumlah titik terdampak guna memastikan perkembangan situasi di lapangan.

Meski sempat membuat warga khawatir, kondisi debit air sekitar pukul 18.15 WIB dilaporkan mulai berangsur surut. Namun masyarakat berharap hujan tidak kembali turun agar debit sungai tidak kembali meningkat dan memicu banjir susulan di wilayah Palabuhanratu.

“Warga pun diminta tetap siaga mengingat cuaca masih berpotensi hujan,” tandasnya

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan

Berita Terbaru