JURNALSUKABUMI.COM – Kebakaran truk bermuatan gas LPG di ruas jalan utama Palabuhanratu – Warungkiara memicu kelumpuhan arus lalu lintas selama lebih dari satu jam, Kamis (26/3/2026) petang.
Insiden ini terjadi di Kampung Ciaun, Desa Citarik, kecamatan Palabuhanratu dan langsung berdampak luas terhadap mobilitas kendaraan, terutama di jalur wisata.
Kemacetan panjang tak terhindarkan. Antrean kendaraan mengular dari lokasi kejadian hingga Simpang Batusapi, menciptakan kepadatan ekstrem di tengah tingginya volume arus balik wisatawan dari kawasan pantai selatan.
Hingga sekitar pukul 18.40 WIB, arus lalu lintas mulai bergerak perlahan setelah sebelumnya benar-benar terhenti. Namun, kondisi belum sepenuhnya pulih. Kendaraan roda dua terlihat mulai bisa melintas, sementara roda empat masih tertahan akibat padatnya arus kendaraan.
Situasi diperparah dengan lonjakan kendaraan wisatawan yang bersamaan dengan terjadinya kebakaran. Selain itu, pemadaman listrik di sekitar lokasi kejadian turut menambah kompleksitas penanganan di lapangan.
Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Sukabumi langsung melakukan rekayasa lalu lintas guna mengurai kepadatan. Salah satu langkah yang diambil adalah penutupan arus di Simpang Gunungbutak.
Aiptu Kusmanto menyebutkan bahwa kendaraan diarahkan secara selektif ke jalur alternatif Cikidang untuk mengurangi beban di sekitar Simpang Bagbagan yang menjadi titik krusial kemacetan.
“Arus kami alihkan ke Cikidang agar kepadatan tidak semakin meluas,” singkatnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












