Sambil Ngabuburit, Kawasan Odeon Chinatown Sukabumi Jadi Buruan Kuliner Ramadan

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Nuansa Tionghoa berpadu dengan semarak bulan suci ramadan dirasakan kental akrab di kawasan pecinan, Odeon Chinatown, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

Kenapa tidak, selain disuguhkan atraksi barongsai, warga yang menunggu waktu berbuka puasa pun dimanjakan dengan deretan tenant kuliner Odeon Chinatown. Tak aneh jika lokasi ini menjadi salah satu buruan ngabuburit favorit warga Kota Sukabumi.

Manajer Operasional Bazar Ramadan Chinatown, Yudi Prasetya, mengatakan konsep kawasan ini memang tematik Tionghoa. Namun, produk yang dijual tetap berangkat dari kultur street food yang akrab di lidah masyarakat.

“Ini Odeon Chinatown. Konsepnya memang tematik Tionghoa, tapi yang kita jual tetap street food, jajanan jalanan. Variatif, ada makanan China tapi semuanya halal. Kami tidak menjual produk non halal,” ujar Yudi saa dihubungi jurnalsukabumi.com, Rabu (4/3/2026).

Di antara lampion merah yang menggantung, pengunjung bisa menemukan aneka minuman segar, camilan tradisional, hingga sajian bergaya oriental yang telah disesuaikan dengan standar kehalalan. Ada pula satu dua pelaku UMKM yang menawarkan parcel Lebaran, serta tenant makanan Korea yang melengkapi pilihan kuliner. Yudi menuturkan, seluruh tenant telah dikurasi.

“Dari awal minuman dan makanan semua halal. Kami juga tidak menjual rokok. Fokus kami benar-benar pada produk street food. Kehadiran barongsai menjadi penanda khas kawasan ini,” kata Yudi.

Dia menyebut, pertunjukan barongsai direncanakan hadir rutin setiap pekan sebagai identitas Odeon. “Itu memang menjadi ciri khas Odeon. Mereka support kami, mendukung adanya kuliner Ramadan di sini,” ujarnya.

Momentum Ramadan kali ini juga bertepatan dengan selesainya renovasi kawasan. Reopening yang dilakukan menjelang bulan puasa dimanfaatkan pengelola untuk menggelar bazar hingga sebelum Lebaran. “Ini momen kami membuka bazar sampai sebelum Lebaran. Tapi bukan berarti hanya event Ramadan saja. Ke depan kemungkinan akan lanjut menjadi food court,” kata Yudi. Tak

Di Kompleks Danalaga terdapat museum kecil yang mengisahkan histori pahlawan Tionghoa dan jejak komunitas pecinan di Sukabumi.

Pengelola pun tengah merancang pengembangan kawasan dengan menghadirkan Little Shanghai Homestay sebagai bagian dari ekosistem wisata.

“Kami sedang merencanakan Little Shanghai homestay. Nanti ke depan akan ada penginapan di sini. Ini salah satu daya tarik agar UMKM bisa terus berkembang,” ujar Yudi.

Lebih jauh, dia menekankan bahwa bazar Ramadan di kawasan pecinan bukan sekadar strategi bisnis, melainkan bagian dari upaya merawat toleransi. Ramadan menjadi ruang perjumpaan lintas komunitas—ketika pasar muslim datang berburu takjil, sementara warga sekitar tetap merasakan dampak ekonomi dari ramainya kunjungan.

“Kami menjaga sekali tentang toleransi. Walaupun ini bazar Ramadan untuk muslim, market lain tetap datang karena ada acara di sini. Secara tidak langsung, kami membantu ekosistem yang ada,” ungkap Yudi.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

407 Jiwa Mengungsi Akibat Pergerakan Tanah di Bantargadung Sukabumi
Kebersihan Wisata Bukan Hanya Tugas DLH, Kadispar: Wisatawan dan Pelaku Usaha Harus Peduli Sampah
DP3A Sukabumi Dampingi Korban Kasus Pelecehan Seksual di Cicantayan
DPRD Sukabumi Nilai PT Indolakto Kooperatif Urus Izin, Perluasan Usaha Berpotensi Tambah PAD
Wujud Kepedulian Hergun, Relawan Manuk Dadali Sebar Takjil dan Sembako
HUT SMSI ke 9: SMSI Kabupaten Bekasi Gandeng Brimob dan Aliansi Ormas Bekasi Bagikan Takjil Buka Puasa
Digiring Pakai Rompi Oranye, Kades Neglasari Jadi Tersangka Korupsi Rp394 Juta
Disnakertrans Sukabumi Permudah Masyarakat Lewat Pelayanan Digital SIAPKerja

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:15 WIB

407 Jiwa Mengungsi Akibat Pergerakan Tanah di Bantargadung Sukabumi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:20 WIB

Kebersihan Wisata Bukan Hanya Tugas DLH, Kadispar: Wisatawan dan Pelaku Usaha Harus Peduli Sampah

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:03 WIB

DP3A Sukabumi Dampingi Korban Kasus Pelecehan Seksual di Cicantayan

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:36 WIB

DPRD Sukabumi Nilai PT Indolakto Kooperatif Urus Izin, Perluasan Usaha Berpotensi Tambah PAD

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:33 WIB

Wujud Kepedulian Hergun, Relawan Manuk Dadali Sebar Takjil dan Sembako

Berita Terbaru