JURNALSUKABUMI.COM – Proses pemantauan hilal di POB Cibeas, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, berlangsung dalam kondisi cuaca relatif mendukung meski sempat diwarnai hujan di wilayah Palabuhanratu dan sekitarnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan langit cerah dengan sedikit awan tipis saat menjelang matahari terbenam. Sejak sore hari, kawasan POB Cibeas sudah dipadati para ulama, santri, serta perwakilan pondok pesantren yang antusias mengikuti langsung jalannya rukyatul hilal.
Pemantauan dipandu oleh Dewan Hisab Rukyat (DHR) Kabupaten Sukabumi dengan pemateri Ilmu Falak Praktis, KH. Asep Saprudin. Ia menjelaskan hasil perhitungan dan pengamatan posisi matahari serta bulan secara rinci kepada para peserta.
Berdasarkan data tim ahli hisab POB Cibeas, matahari terbenam pada pukul 18.18 WIB dengan posisi minus 12 derajat 46 menit dari titik barat. Sementara itu, posisi bulan berada pada arah minus 13 derajat dengan tinggi hilal tercatat minus 0 derajat.
“Secara hisab, hilal terbenam lebih dahulu dibandingkan matahari, yakni pada pukul 18.14 WIB,” jelas KH Asep Saprudin di hadapan peserta pemantauan, Selasa (17/2/2026).
Dengan kondisi tersebut, hilal dinyatakan sudah terbenam mendahului matahari dan berada di posisi negatif saat matahari terbenam.
Hasil ini kemudian menjadi bagian dari laporan resmi pemantauan hilal yang akan disampaikan kepada pihak terkait sebagai bahan pertimbangan penetapan awal bulan puasa.
“Meski hilal tidak tampak, kegiatan pemantauan di POB Cibeas tetap berlangsung khidmat dan edukatif. Untuk penentuan awal puasa diprediksi hari Kamis,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan











