Disnakertrans Sukabumi Kunjungi Rumah Korban TPPO Kamboja di Ciracap

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi, mendatangi rumah Deni Sugiarto (36 tahun) warga Kampung Cidangder RT 033/008, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, yang merupakan korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan meninggal dunia di Kamboja pada 17 Januari.

Kepala Dinas, Sigit Widarmadi melalui Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Endang Sopyan menyampaikan, bahwa pihaknya secara kedinasan turut berduka cita atas wafatnya almarhum Deni Sugiarto.

“Kami keluarga besar Disnakertrans menyampaikan ucapan bela sungkawa sedalam-dalamnya. Dan dalam peristiwa ini semoga menjadi peringatan untuk lebih waspada akan ajakan kerja ke luar negeri ilegal,” ungkapnya, Selasa (20/1)

Ia menjelaskan, walaupun proses pemulangan jenazah almarhum lumayan lama sekitar enam bulan, dan akhirnya tiba di rumah korban pada Minggu malam 18 Januari 2026.

Meski demikian, kata Endang, peristiwa ini harus menjadi pengingat dan pembelajaran serius bagi masyarakat, untuk tidak mudah tergiur bekerja ke luar negeri dengan dijanjikan bayaran besar.

“Kami imbau warga agar lebih hati-hati dan kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” tegasnya.

Ia menambahkan, para pencari kerja yang ingin bekerja ke luar negeri agar menempuh jalur resmi dan aman melalui sistem yang telah disediakan pemerintah.

Menurutnya, Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dapat mengakses Sisko P2MI (Sistem Komputerisasi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) untuk memastikan proses penempatan sesuai ketentuan.

“Kami ingatkan pencaker untuk ke luar negeri dapat mengakses melalui sisko P2MI untuk memastikan calon PMI terdaftar dan bisa mengakses informasi tentang cara, proses perekrutan calon PMI sesuai skema penempatan yang dipilihnya,” tutupnya.

Reporter: CR1 | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Kekeringan Meluas, Dinas Pertanian Petakan Wilayah Rawan Demi Selamatkan Panen
Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:53 WIB

Kekeringan Meluas, Dinas Pertanian Petakan Wilayah Rawan Demi Selamatkan Panen

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Berita Terbaru