JURNALSUKABUMI.COM – Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Cibadak menyelenggarakan Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 19–20 Desember 2025, bertempat di Inna Samudera Beach Hotel Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Bimtek mengusung tema “Sinergitas dan Harmonisasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam Kerangka BKAD Kecamatan Cibadak Menyongsong Kabupaten Sukabumi Mubarokah dan Jawa Barat Istimewa.”
Kegiatan ini diikuti oleh 6 desa dari total 9 desa se-Kecamatan Cibadak, sementara 3 desa lainnya belum dapat mengikuti kegiatan bimtek karena berbagai alasan dan kendala yang dihadapi masing-masing desa.
Ketua BKAD Kecamatan Cibadak selaku penyelenggara, Engkus Kuswara, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman, kapasitas, serta peran strategis anggota BPD sebagai mitra kerja pemerintah desa dalam membangun dan mengawasi jalannya pemerintahan desa di wilayahnya masing-masing.
“BPD memiliki posisi yang sangat penting sebagai mitra pemerintah desa. Melalui bimtek ini, kami berharap anggota BPD se-Kecamatan Cibadak semakin memahami tugas, fungsi, dan tanggung jawabnya,” ujarnya.
Bimtek ini menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya, antara lain dari Kejaksaan Negeri Cibadak, Polres Sukabumi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, Inspektorat Kabupaten Sukabumi, DPC ABPEDNAS Kabupaten Sukabumi, Camat Cibadak, serta tamu undangan penting lainnya. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman hukum, pengawasan pemerintahan desa, tata kelola BPD, serta sinergi antar lembaga desa.
Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan secara resmi, Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, Ahmad Samsul Bahri, menegaskan bahwa BPD memiliki peran yang sejajar dengan Kepala Desa dalam struktur pemerintahan desa.
“BPD memiliki kewajiban untuk mengawasi jalannya roda pemerintahan desa agar sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu, kapasitas dan pemahaman BPD harus terus ditingkatkan,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, peserta bimtek juga dibekali dengan materi tata cara serta rancangan penyusunan laporan pertanggungjawaban kinerja BPD, sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan profesional.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi dan harmonisasi yang kuat antara BPD, pemerintah desa, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang Mubarokah dan Jawa Barat Istimewa.
Redaktur: Ujang Herlan












