Aksi Heroik Polisi di Tengah Banjir, Bayi 8 Bulan Dievakuasi Lewati Sungai Deras Cidadap 

Kamis, 18 Desember 2025 - 15:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Di tengah derasnya arus Sungai Cidadap yang meluap, sebuah aksi heroik terjadi di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

Seorang balita berusia 8 bulan berhasil diselamatkan dengan cara digendong saat proses evakuasi melintasi sungai menggunakan perahu karet.

Kapolsek Simpenan AKP Bayu Sunarti mengungkapkan momen menegangkan sekaligus mengharukan tersebut terjadi saat tim gabungan melakukan evakuasi warga yang terisolir.

“Iya tadi menggendong bayi. Bayi tersebut memang harus segera diselamatkan. Usianya sekitar 8 bulan,” ujar AKP Bayu.

Balita tersebut diketahui berada bersama neneknya saat banjir melanda. Sementara kedua orang tuanya tidak berada di rumah karena sedang berada di ladang dan belum dapat dievakuasi. Dalam kondisi darurat, petugas langsung menggendong sang bayi demi memastikan keselamatannya.

“Kebetulan orang tuanya sedang di ladang, jadi anak itu bersama neneknya. Kami langsung gendong dan evakuasi terlebih dahulu,” tambahnya.

Evakuasi dilakukan secara bertahap dengan melibatkan unsur Forkopimcam Simpenan, Basarnas, TNI-Polri, BPBD, serta sejumlah instansi dan relawan lainnya. Hingga saat ini, total 36 jiwa berhasil dievakuasi. Mereka sebelumnya terisolir karena tidak dapat melintasi sungai tanpa bantuan perahu karet akibat jembatan penghubung yang terputus.

Bencana banjir sendiri dipicu hujan lebat yang mengguyur wilayah Sukabumi sejak 15 hingga 17 Desember 2025. Curah hujan tinggi menyebabkan Sungai Cidadap meluap dan merendam permukiman warga, sekaligus memutus akses utama desa.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan evakuasi.

“Prioritas utama kami adalah keselamatan warga, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak. Koordinasi lintas sektor terus kami lakukan agar proses evakuasi berjalan aman dan efektif,” tambahnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Colt Mini Hangus Terbakar di Parungkuda, Temuan Jeriken Jadi Perhatian Petugas
Nah Lho! Satpol PP Sidak Pedagang Oleh-oleh di Pamuruyan dan Temukan Pelanggaran Ini
Dua Guru Sukabumi Raih Prestasi di Korea Selatan, Lahirkan Inovasi Smart Hanjeli
BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!
Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?
Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar
Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah
Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 11:54 WIB

Colt Mini Hangus Terbakar di Parungkuda, Temuan Jeriken Jadi Perhatian Petugas

Rabu, 4 November 2026 - 11:19 WIB

Nah Lho! Satpol PP Sidak Pedagang Oleh-oleh di Pamuruyan dan Temukan Pelanggaran Ini

Senin, 2 November 2026 - 14:47 WIB

Dua Guru Sukabumi Raih Prestasi di Korea Selatan, Lahirkan Inovasi Smart Hanjeli

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:49 WIB

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?

Berita Terbaru