Badan Geologi dan ESDM Jabar Apresiasi Program Konservasi dan Pengelolaan Air Pabrik AQUA Ciherang

Jumat, 28 November 2025 - 22:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kepala Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan (PATGTL) Badan Geologi Kementerian ESDM, Ir. Agus Cahyono Adi, M.T., bersama Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat, Ir. Bambang Tirtoyuliono, MM, meninjau Pabrik AQUA Ciherang di Bogor untuk melihat langsung proses produksi dan pengelolaan sumber daya air. Kunjungan dilanjutkan dengan penanaman pohon di area konservasi Pancawati, Caringin.

Rombongan yang terdiri atas ASN PATGTL, ESDM Bogor serta perwakilan Dewan Sumber Daya Air Nasional (DSDAN) juga meninjau proses produksi AQUA yang sepenuhnya otomatis tanpa sentuhan tangan manusia. Seluruh alur produksi menggunakan pipa stainless steel food-grade, sementara mutu produk diuji melalui lebih dari 400 parameter fisika, kimia, dan mikrobiologi sesuai standar Badan POM dan SNI.

Kunjungan dilanjutkan dengan penanaman pohon di area konservasi Pancawati, Caringin, serta pemaparan program konservasi berbasis Daerah Aliran Sungai (DAS) yang dijalankan AQUA Ciherang bersama mitra lokal di Sub DAS Cisadane Hulu.

Ir. Agus Cahyono Adi MT mengapresiasi kepatuhan AQUA dalam menjaga keseimbangan neraca sumber daya air, termasuk pengelolaan air tanah. Kepatuhan tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan kewajiban sebagai pemegang izin sesuai regulasi, antara lain dengan memastikan pengambilan debit air tidak melebihi batas izin, membangun sumur imbuhan atau resapan, menyediakan sumur pantau, serta melakukan pelaporan secara konsisten.

Kepala Dinas ESDM Jawa Barat, Ir. Bambang Tirtoyuliono, MM, menekankan pentingnya edukasi publik untuk mencegah salah persepsi terkait pengelolaan sumber daya air.

“Kami berterima kasih atas kesempatannya. Mari bersama mengoptimalkan sumber daya air bagi masyarakat sambil memastikan keberlanjutannya,” katanya.

Senior Director Public Affairs & Sustainability Danone Indonesia, Karyanto Wibowo, menjelaskan bahwa AQUA menerapkan Pengelolaan Sumber Daya Air Berbasis Lanskap, termasuk skema Pembayaran Jasa Lingkungan (PJL) dan Kebijakan Perlindungan Air Tanah Dalam.

“Keberlanjutan bukan hanya menjaga kualitas dan kuantitas air, tetapi membangun ekosistem yang sehat dan inklusif,” ujarnya.

Program konservasi AQUA yang divalidasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah menanam lebih dari 2,6 juta pohon, membangun 2.500 sumur resapan, 22.000 rorak, dan mengelola 17 taman keanekaragaman hayati di sekitar pabrik Aqua yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, jawa Timur, Bali, Sumatera dan Sulawesi.

Khusus, di Sub DAS Cisadane Hulu, Pabrik AQUA Ciherang menanam 51.000 pohon, membangun 76 sumur resapan, 1.150 rorak, 9.000 lubang biopori, 51 embung/PAH, serta memberi akses air bersih bagi lebih dari 7.000 jiwa.

Kunjungan ini menegaskan kolaborasi pemerintah dan sektor swasta dalam menjaga kelestarian sumber daya air serta mendukung keberlanjutan lingkungan untuk generasi mendatang. Kunjungan ini juga membuktikan keterbukaan Aqua dalam memberikan akses pada pemerintah terkait kepatuhan pada standard mutu dan semua ketentuan yang telah diwajibkan pemerintah.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Lepas Atlet Ikuti Pekan Olahraga Provinsi, Bupati: Optimalkan dalam Setiap Pertandingan!
PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Berita Terbaru