Dispar Sukabumi Dorong Sertifikasi SKKNI Produk Halal bagi Pelaku Kuliner Ekraf

Kamis, 23 Oktober 2025 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM — Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi terus mendorong peningkatan mutu sektor kuliner melalui kegiatan Sertifikasi Berbasis SKKNI Skema Produk Halal dan

Menurutnya, sertifikasi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) ini bertujuan memberikan pengakuan resmi terhadap kompetensi pelaku usaha kuliner, sekaligus menjamin kualitas produk dan layanan yang disajikan kepada wisatawan. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong penerapan standar kebersihan, keamanan, dan sanitasi dalamproses produksi makanan.

Sebanyak 20 peserta dari kawasan wisata Ujung Genteng dan sekitarnya mengikuti kegiatan tersebut. Mereka telah memenuhi persyaratan administrasi dan mengikuti tahapan asesmen oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Peserta yang dinyatakan kompeten akan memperoleh sertifikat profesi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Dinas Pariwisata menargetkan, melalui program ini, pelaku usaha kuliner di Sukabumi secara bertahap memiliki sertifikat profesi yang diakui secara nasional. Hal ini diyakini akan meningkatkan kredibilitas mereka di mata konsumen maupun pelaku industri pariwisata lainnya.

Lebih jauh, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan pemahaman terkait pentingnya standar kebersihan, keamanan pangan, serta kesadaran akan produk halal yang kini menjadi nilai tambah dalam pengembangan pariwisata.

“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Tentu saja, dibutuhkan sinergi semua pihak agar visi Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarokah) dapat terwujud,” tutup Ali Iskandar.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Bukit Panenjoan Tenjojaya Kini Jadi Penggerak UMKM Warga
Tepis Isu Kamar 308 Tempat Berburu Mustika, Samudra Beach Hotel Bongkar Fakta Tak Terduga 
Kamar 308 Samudra Beach Tak Hanya Dikunjungi, Kini Disebut Jadi Lokasi Berburu Mustika
Wisata Sukabumi Tak Perlu Gedung Mewah, Wabup Andreas: Rawat Alam, Budaya, dan Kebersihan
Dispar Berlakukan Tarif Parkir Per Jam di Pantai Selatan Sukabumi
PENYU Cari Lokasi Ideal, Gadobangkong hingga Citepus Dibidik Jadi Kawasan Baru Mangrove
8 Tahun Padjadjaran Anyar, Dari Nyukcruk Galur hingga Menjaga Warisan Karuhun
Desa Wisata Tegallega Disiapkan Jadi Magnet Baru Pariwisata Sukabumi Selatan

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Bukit Panenjoan Tenjojaya Kini Jadi Penggerak UMKM Warga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Tepis Isu Kamar 308 Tempat Berburu Mustika, Samudra Beach Hotel Bongkar Fakta Tak Terduga 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Kamar 308 Samudra Beach Tak Hanya Dikunjungi, Kini Disebut Jadi Lokasi Berburu Mustika

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Wisata Sukabumi Tak Perlu Gedung Mewah, Wabup Andreas: Rawat Alam, Budaya, dan Kebersihan

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Dispar Berlakukan Tarif Parkir Per Jam di Pantai Selatan Sukabumi

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB