Densus 88 Gelar Khitanan Massal Gratis di Kebonpedes Sukabumi

Kamis, 14 Agustus 2025 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri bersama Panitia HUT RI Kecamatan Kebonpedes menyelenggarakan khitanan massal gratis.

Acara yang digelar pada Kamis (14/08/2025) di Cisaat ini disambut antusias oleh warga Kabupaten Sukabumi.

Sekretaris Kecamatan Kebonpedes, Iwan Nirwana, mengatakan kegiatan ini berhasil mengkhitan 26 anak dari lima desa.

“Ada 26 anak yang kita undang dari perwakilan 5 desa dan langsung disunat massal di Cisaat. Mereka ini terdiri dari usia 2-5 tahun,” jelas Iwan.

Menurut Iwan, inisiatif ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dan Polri untuk membantu masyarakat. Selain sebagai bentuk rasa syukur dalam momentum HUT RI, khitanan ini juga bertujuan menjaga kebersihan organ intim anak dan mencegah berbagai penyakit sejak dini.

Dukungan Positif dari Masyarakat

Salah satu orang tua yang merasakan manfaat dari kegiatan ini adalah Bela Nurfadila (25), warga Desa Kebonpedes. Ia membawa anak pertamanya yang berusia 4 tahun untuk dikhitan.

“Alhamdulillah, ini momentum buat anak pertama saya. Kemarin diajak Pak Kades (Dadan) untuk disunat,” ungkap Bela.

Bela mengaku sangat terbantu dengan adanya khitanan massal gratis ini. Ia membandingkan biaya khitanan mandiri yang bisa mencapai Rp800 ribu, sementara acara ini tidak dipungut biaya.

“Kalau di sunat mandiri itu kemarin nanya harganya sampai Rp800 ribu. Kalau acara ini gratis, mungkin ini rejeki anak,” tambahnya.

Bela juga mengungkapkan kebahagiaannya melihat anaknya tidak menangis selama proses khitan.

“Kalau lihat anaknya alhamdulillah tidak nangis. Terlihat senang karena barengan bersama teman-temannya,” pungkasnya.

 

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Belum Kantongi Izin, Pembangunan Alfamart Ditegor Satpol PP Cibadak
Guru Ngaji Terduga Pelaku Pencabulan Ditangkap di Banten, Pelarian AC Berakhir di Cibeber
Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan
Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Belum Kantongi Izin, Pembangunan Alfamart Ditegor Satpol PP Cibadak

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Guru Ngaji Terduga Pelaku Pencabulan Ditangkap di Banten, Pelarian AC Berakhir di Cibeber

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Berita Terbaru