JURNALSUKABUMI.COM – Suasana ruang pertemuan di Samudra Beach Hotel, Palabuhanratu, Jumat (8/8/2025) siang, terasa hangat dan penuh antusias. Sejumlah peserta dari berbagai elemen masyarakat, perwakilan organisasi, tokoh pemuda, dan pegiat demokrasi memenuhi ruangan untuk mengikuti Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Kabupaten Sukabumi.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Anggota Komisi II DPR RI, Heri Gunawan, yang akrab disapa Hergun. Turut mendampingi, Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Jawa Barat, Fereddy, serta Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Faisal Rifai.
Dalam sambutannya, Hergun menegaskan bahwa sosialisasi semacam ini sangat penting untuk digalakkan, bukan hanya menjelang Pemilu 2029, tetapi juga untuk pemilu-pemilu berikutnya. Menurutnya, kualitas Pemilu sangat dipengaruhi oleh tingkat kesadaran masyarakat dalam mengawasi prosesnya.
“Pengawasan partisipatif adalah garda terdepan untuk memastikan Pemilu berjalan sesuai prinsip LUBER dan JURDIL. Dengan partisipasi masyarakat yang kuat, pelanggaran dapat ditekan, kepercayaan publik meningkat, dan demokrasi kita semakin sehat,” ujar Hergun.
Politisi asal Sukabumi ini juga menyoroti peran strategis Bawaslu dalam mengawal proses demokrasi. Ia berharap Bawaslu dapat lebih optimal dalam menjalankan tugas, wewenang, dan kewajibannya, khususnya dalam memastikan Pemilu berlangsung adil dan jujur.
Tidak hanya itu, Hergun mendorong Bawaslu untuk lebih kreatif dalam merancang program yang mampu meningkatkan keterlibatan publik dalam pengawasan. Beberapa usulan yang ia sampaikan antara lain:
1. Pemberian insentif kepada masyarakat yang berani melaporkan pelanggaran Pemilu yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).
2. Transparansi informasi dengan memberikan akses seluas-luasnya kepada publik untuk memantau perkembangan laporan pelanggaran yang mereka sampaikan, bahkan bila perlu ditampilkan secara berkala di website atau media sosial resmi Bawaslu.
3. Kampanye publik yang kreatif dengan memanfaatkan media digital, lomba pengawasan kreatif, dan kegiatan tatap muka untuk menumbuhkan kesadaran kolektif.
Hergun meyakini, dengan strategi yang tepat, Bawaslu tidak hanya menjadi pengawas formal, tetapi juga penggerak partisipasi rakyat.
“Kegiatan seperti ini harus terus diselenggarakan dan diperluas cakupannya. Partisipasi masyarakat adalah roh dari pengawasan Pemilu yang berkualitas,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Jawa Barat, Fereddy, serta Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Faisal Rifai, mengapresiasi kehadiran Hergun dan dukungan yang diberikan. Keduanya sepakat bahwa sinergi antara Bawaslu, DPR, dan masyarakat menjadi faktor penentu dalam menciptakan Pemilu yang berintegritas.
Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana peserta diberi kesempatan menyampaikan pandangan, pengalaman, dan saran terkait pengawasan Pemilu. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa semangat partisipatif di Sukabumi mulai tumbuh, seiring komitmen bersama menjaga kualitas demokrasi di tanah air.
Redaktur: Ujang Herlan












