Duka Keluarga Pendaki Asal Sukabumi Meninggal saat Mendaki Gunung Slamet

Senin, 28 Juli 2025 - 18:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Duka Keluarga Pendaki Asal Sukabumi Meninggal saat Mendaki Gunung Slamet

 

JURNALSUKABUMI.COM – Nasib nahas menimpa seorang pendaki asal Kebon Pala I, Desa Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Yuswandi (46). Ia dinyatakan meninggal dunia saat melakukan pendakian di Gunung Slamet, Jawa Tengah, pada Sabtu (26/7/2025).

Putra almarhum, Ghazi, menuturkan bahwa ayahnya bersama sang ibu berangkat mendaki gunung pada Selasa, 22 Juli 2025. Keduanya didampingi oleh seorang porter selama pendakian.

“Berangkat ke Jawa itu hari Selasa. Ga langsung ke gunung. Terus ke Bandung, ke daerah Purwokerto, Tegal, karena almarhum itu termasuk ke organisasi,” jelas Ghazi di Sukabumi, Minggu (27/07/2025).

Ia menambahkan bahwa orang tuanya yang sudah berusia di atas 40 tahun memilih menyewa porter karena faktor usia.

Ghazi menceritakan, kedua orang tuanya memang memiliki hobi berpetualang di alam, khususnya mendaki gunung. Bahkan, tiga minggu sebelumnya mereka juga sempat mendaki Gunung Ciremai.

“Hobi alam dan termasuk mendaki juga. Tapi lebih suka alamnya karena seringnya camping, ke bukit ga hanya gunung,” lanjut Ghazi.

Kabar duka mengenai kepergian ayahnya sampai kepadanya tak lama setelah kejadian. Pihak keluarga kemudian langsung meminta agar jenazah Yuswandi segera dibawa pulang ke Sukabumi. Ghazi pun bergegas menuju Cirebon untuk menjemput jenazah ayahnya.

“Ketemu di Cirebon dengan ambulans, kita berangkat dari Sukabumi jam 01.00, ketemu korban di Cirebon habis subuh jam 05.00, sampai ke sini berangkat dari Cirebon jam 08.00,” tuturnya.

Setibanya di Sukabumi, jenazah almarhum langsung diurus untuk dimakamkan di tanah wakaf Kuttab Al Fatih, Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Proses pemakaman berlangsung sekitar pukul 08.30 WIB.

“Jam 8 nyampe, habis itu jenazah diproses dimandikan, dikafani, semuanya di tanah wakaf ini di masjid,” ungkap Ghazi.

Yuswandi meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak, yang terdiri dari dua anak perempuan dan seorang anak laki-laki. Selain itu, almarhum juga meninggalkan usaha di bidang penjualan mainan anak-anak. Pihak keluarga menduga bahwa kematian Yuswandi disebabkan oleh kelelahan.

“Keluarga sudah menerima ini sebagai musibah jadi tidak ada kejadian fatal karena hal lain. Sudah takdir qadarullah jadi keluarga pun sudah merelakan dan tidak membawa ke rumah sakit. Sudah tahu ini karena kecapean atau apa,” pungkas Ghazi.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Heri Gunawan Sebut Doktrin ‘Polisi Bersama Masyarakat’ Kunci Transformasi Polri Dukung Asta Cita Prabowo
Ekonomi Lemah Masuk Desil Tinggi, Potret Data Tak Lagi Sesuai Realitas di Sukabumi 
Dari Surade ke Panggung Asian Games 2026, Siti Dalfa Bawa Jaipong Sukabumi ke Jepang
POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216
Satgas Pamtas Yonarmed 13 Gencarkan Edukasi Hukum, Warga Perbatasan Serahkan Sisik Trenggiling
Kunjungi Polres Sukabumi, Kapolda Jabar Bicara Strategi Baru Hadapi Keresahan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Heri Gunawan Sebut Doktrin ‘Polisi Bersama Masyarakat’ Kunci Transformasi Polri Dukung Asta Cita Prabowo

Rabu, 23 September 2026 - 16:03 WIB

Ekonomi Lemah Masuk Desil Tinggi, Potret Data Tak Lagi Sesuai Realitas di Sukabumi 

Senin, 21 September 2026 - 12:48 WIB

Dari Surade ke Panggung Asian Games 2026, Siti Dalfa Bawa Jaipong Sukabumi ke Jepang

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB