JURNALSUKABUMI.COM – Sebanyak 267 jemaah haji asal Kota Sukabumi telah kembali ke kampung halaman mereka setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Para jemaah yang sebelumnya bertolak dari Kota Sukabumi pada 15 Mei lalu ini, tiba di Balai Kota Sukabumi sekitar pukul 12.30 WIB dan disambut hangat oleh sanak keluarga mereka.
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sukabumi, Samsul Puad, mengungkapkan bahwa dari total jemaah yang pulang, dua di antaranya mengalami gangguan kesehatan dan kini dirawat di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi. Selain itu, seorang jemaah langsung diantar pulang ke rumahnya karena mengalami luka akibat benturan.
“Menurut dokter, ada yang diistirahatkan karena keadaannya kurang baik, sakit di RSUD R Syamsudin SH 2 orang,” jelas Samsul Puad pada Kamis (26/06/2025).
Jemaah haji sempat mengalami penundaan keberangkatan di bandara. Namun, Samsul menegaskan bahwa penundaan tersebut bukan disebabkan oleh konflik di Timur Tengah.
“Awalnya delay jadi kekhawatiran itu sudah ditepis, cuma kita agak telat sesuai yang direncanakan kurang lebih sekitar 6 jam. Delay-nya karena kehati-hatian petugas di bandara. Awalnya kan dikhawatirkan karena situasi ketegangan, tapi Insya Allah bukan (karena konflik),” paparnya.
Senada dengan itu, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, memastikan bahwa seluruh jemaah haji asal Kota Sukabumi tidak terdampak oleh konflik antara Iran dan Israel yang sempat memanas di Timur Tengah.
“Tadi jemaah yang telah menunaikan ibadah haji dalam kondisi selamat sesuai yang berangkat, hanya ada dua yang dirawat di rumah sakit,” ungkap Ayep.
“Alhamdulillah perangnya tidak berlanjut, ada gencatan senjata, tidak ada hambatan langsung kembali ke tanah air,” sambung dia.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan












