JURNALSUKABUMI.COM – Perusahaan Daerah Air Mineral Tirta Jaya Mandiri (Perumda AMTJM) Cabang Palabuhanratu merespons cepat keluhan warga Kampung Otista RT 04/05, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, terkait lonjakan tagihan air yang terjadi di salah satu mushola setempat.
Warga sebelumnya menyuarakan kejanggalan tingginya tagihan air bersih dari mushola yang jarang dipakai. Anehnya, tagihan tempat ibadah tersebut justru lebih tinggi dibanding rumah tangga yang digunakan setiap hari.
Menanggapi hal itu, Kepala Cabang Perumda TJM Palabuhanratu, Hendra Nugraha, menegaskan bahwa pihaknya selalu terbuka terhadap keluhan masyarakat dan siap menindaklanjuti dengan pengecekan teknis di lapangan.
“Kami perusahaan milik daerah yang jelas kantornya dan selalu terbuka untuk pelanggan. Sebaiknya warga datang langsung ke kantor cabang agar bisa dikomunikasikan langsung dan dicarikan solusi,” kata Hendra, Selasa (29/4/2025).
Hendra menjelaskan bahwa pembacaan meter air dilakukan setiap bulan menggunakan aplikasi resmi berbasis sistem, sehingga data penggunaan air terekam secara realtime dan tidak bisa dimanipulasi.
Terkait dugaan adanya sambungan paralel yang menyebabkan lonjakan pemakaian, Hendra menyebutkan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Namun ia menegaskan, jika paralel terjadi sebelum water meter (WM), maka tidak akan memengaruhi angka pemakaian air.
“Kalau paralel terjadi sebelum WM, tidak berpengaruh ke angka meter. Tapi jika ada sambungan ke tempat lain setelah WM, itu yang harus dicek secara teknis,” tegasnya.
Hendra juga menambahkan bahwa pihaknya selama ini memberikan perlakuan khusus untuk fasilitas ibadah, seperti pembebasan biaya pemasangan dan tarif air yang lebih rendah dibanding rumah tangga biasa.
Menariknya, sebelum berita ini naik, petugas dari Perumda TJM telah berkomunikasi langsung dengan pengurus mushola. Rencananya, tim teknis akan turun ke lokasi pada Rabu (30/4/2025) untuk melakukan investigasi jalur pipa yang diduga bermasalah.
“Mudah-mudahan besok bisa ditemukan penjelasan teknis yang lebih jelas. Kami terbuka dan akan menindaklanjuti sesuai temuan di lapangan,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












