Tongkat Estafet Berpindah, Tradisi Menjadi Jembatan Kepemimpinan Baru

Kamis, 17 April 2025 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Momen penting dan penuh makna terjadi di Alun-Alun Palabuhanratu, Kamis (17/4/2025), ketika Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar Pagelaran Budaya Rakyat 2025 dalam rangka pisah sambut Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi.

Lebih dari sekadar seremoni, acara bertajuk “Merajut Harmoni, Melestarikan Tradisi, Menuju Sukabumi Mubarokah” ini menjadi simbol dari tongkat estafet kepemimpinan dan pelestarian budaya yang dijaga bersama.

Kegiatan dibuka dengan istigasah dan dzikir bersama, lalu dilanjutkan dengan pertunjukan seni budaya tradisional dari dongdang, dogdog lojor, jaipongan, hingga jipeng. Semua ditampilkan bukan hanya sebagai hiburan, tapi sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur.

Uniknya, kolaborasi antara kasepuhan adat dan pelajar SMK Mutiara menampilkan seni kontemporer berbasis tradisi yang menjadi representasi konkret dari perpindahan nilai antar generasi.

Bupati Sukabumi periode 2021–2025, H. Marwan Hamami, menyampaikan bahwa keberhasilan yang diraih selama dua periode adalah hasil kerja kolektif seluruh elemen masyarakat. Ia menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada H. Asep Japar dan H. Andreas dengan penuh harap agar pembangunan dan pelestarian nilai-nilai tradisi tetap berlanjut.

“Kami sadar, tongkat kepemimpinan ini bukan sekadar jabatan, tapi amanah besar yang harus diteruskan dengan semangat kolaboratif,” ujar Marwa

Sementara itu, Bupati baru, H. Asep Japar, menegaskan bahwa estafet bukan hanya tentang program kerja, tapi juga tentang ruh budaya yang harus terus hidup di tengah derasnya arus modernisasi.

“Kami siap meneruskan, bahkan memperkuat sinergi pembangunan yang berpijak pada kearifan lokal. Mubarokah bukan hanya visi, tapi panggilan hati seluruh masyarakat Sukabumi,” ucapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyampaikan penghargaan atas kepemimpinan Marwan-Iyos yang dinilai sukses membangun fondasi kuat untuk masa depan Sukabumi.

“Estafet ini tidak hanya dipikul oleh pemerintah, tapi oleh kita semua. Warisan budaya dan capaian pembangunan harus kita jaga bersama,” katanya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru